Lokal

Dinkes Sumut: SPPG Berastagi Sudah Miliki SLHS, Lab Masih Periksa

Bagikan:
Kantor Dinas Kesehatan Sumatera Utara dan sekolah terkait di Berastagi

MEDAN — Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara memastikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Berastagi yang terkait kasus gangguan kesehatan pada pelajar telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Pernyataan disampaikan Sekretaris Dinkes Sumut, Hamid Rijal Lubis, saat dikonfirmasi pada Selasa (18/8).

Status SLHS dan pemeriksaan laboratorium

Menurut Hamid, dokumen SLHS untuk fasilitas penyelenggara gizi itu sudah ada. Namun, Dinkes belum menyimpulkan penyebab gangguan kesehatan para pelajar sebelum hasil pemeriksaan laboratorium turun.

“SLHS-nya sudah ada,”

“Kami cek dulu ke Lab Kes,”

Hamid menjelaskan pihaknya masih melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan Laboratorium Kesehatan untuk mendapatkan hasil sampel yang relevan. Hasil laboratorium menjadi salah satu data penting untuk menilai keterkaitan antara makanan yang dikonsumsi dan keluhan kesehatan.

Korban dan fasilitas kesehatan yang menangani

Sejak kejadian, tercatat sebanyak 279 orang terdampak. Dampak terjadi pada siswa dari beberapa sekolah di Berastagi. Beberapa pelajar sempat mendapat perawatan di fasilitas kesehatan lokal dan rumah sakit di sekitarnya.

  • Sekolah terdampak: SMP Swasta Bersama, SMA Swasta Bersama, dan SMAN 1 Berastagi.
  • Rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang menangani kasus: RSU Kabanjahe, RS Efarina, RS Amanda, dan RSU Haji Medan.

Tindak lanjut dan konteks

Dinkes Sumut menempatkan hasil laboratorium sebagai bagian krusial untuk menentukan langkah lanjutan. Sampai data tersebut tersedia, instansi enggan mengambil kesimpulan final soal penyebab gangguan kesehatan.

Koordinasi lintas instansi, termasuk komunikasi dengan laboratorium rujukan, akan menentukan rekomendasi selanjutnya terkait pengawasan SPPG, pengujian makanan, dan langkah pencegahan di sekolah-sekolah.

Kasus ini menyorot pentingnya penerapan standar higiene sanitasi pada penyedia layanan makanan di lingkungan sekolah. Langkah investigasi yang menyeluruh dan transparan diharapkan memberi kepastian bagi orang tua, sekolah, dan publik.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait