GKPS Teladan Galang Dana untuk Rumah Dinas Pendeta di Medan
Medan — Pengurus GKPS Resort Teladan menggelar penggalangan dana untuk pengadaan rumah dinas pendeta sebagai tempat tinggal dan penunjang pelayanan gereja, kemarin. Kegiatan ini mendapat dukungan pimpinan sinode, pengurus resort, jemaat, donatur, serta anggota DPR RI Komisi XIII, Kombes Pol (Purn) Maruli Siahaan, melalui stafnya.
Tujuan penggalangan dana
Penggalangan dana bertujuan menyediakan hunian yang layak bagi pendeta sehingga mendukung keberlangsungan pelayanan bergereja. Menurut Wakil Ketua GKPS Resort Teladan, kegiatan ini lebih dari sekadar pembangunan fisik; ia melihatnya sebagai bagian dari perhatian terhadap kualitas pelayanan dan kehidupan jemaat.
"Pengadaan rumah dinas pendeta bukan hanya tentang menyediakan tempat tinggal, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pelayanan dan keberlangsungan kehidupan bergereja," ujar John Damanik.
Apresiasi dan dukungan
John Damanik menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat. Ia menyebut dukungan tersebut memberi semangat bagi jemaat untuk terus bergotong royong mewujudkan fasilitas penunjang pelayanan gereja.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas bantuan dan kepedulian terhadap kebutuhan pelayanan gereja. Dukungan ini sangat berarti bagi kami dan menjadi motivasi bagi jemaat untuk terus bergotong royong," kata John Damanik.
Peran tokoh dan makna budaya
Perwakilan dari Maruli Siahaan, Lukman Siahaan, menyatakan apresiasi atas inisiatif jemaat GKPS Resort Teladan. Ia menegaskan dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah dan fasilitas pendukung pelayanan Kristen di Sumatera Utara.
"Kegiatan penggalangan dana itu diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong jemaat sekaligus menjaga nilai-nilai iman dan budaya Simalungun agar terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya," ujar Lukman Siahaan.
Proses dan harapan ke depan
Panitia penggalangan dana terus memobilisasi dukungan dari jemaat dan donatur. Selain menyasar sumbangan tunai, upaya ini juga mendorong keterlibatan masyarakat lewat kerja gotong royong untuk menekan biaya serta mempercepat pembangunan.
Dengan dukungan berbagai pihak, pengurus berharap rumah dinas dapat segera terwujud dan menjadi fasilitas yang mendukung kegiatan ibadah serta aktivitas sosial di lingkungan gereja.
Penggalangan dana ini menegaskan komitmen komunitas untuk menjaga kelangsungan pelayanan dan melestarikan nilai-nilai budaya setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...