KAI Services Imbau Waspada Penipuan Rekrutmen di Media Sosial
PT Reska Multi Usaha (KAI Services)Threads pada Senin, 20 Juli 2026. Manajemen memastikan akun terkait tidak resmi dan menegaskan seluruh proses perekrutan perusahaan berlangsung secara gratis.
Hoaks lowongan di Threads
Satu akun yang menyebarkan informasi bohong memublikasikan lowongan fiktif untuk berbagai posisi. Unggahan itu menawarkan pekerjaan seperti pramugara dan pramugari kereta api serta sejumlah jabatan operasional lain.
- Pramugara/pramugari kereta api
- Petugas keamanan
- Petugas kebersihan
- Teknisi sarana dan prasarana
Manajemen menemukan bahwa akun dengan nama pengguna @bagas73116 bukan saluran resmi perekrutan perusahaan.
Pernyataan resmi manajemen
Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendriwintoko, memberi klarifikasi resmi untuk meluruskan kabar tersebut. Perusahaan memperingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap modus yang menggunakan nama KAI Services.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan KAI Services. Jika ada pihak yang meminta sejumlah uang atau menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, itu adalah bentuk penipuan dari oknum yang tidak bertanggung jawab. KAI Services juga tidak pernah bekerja sama dengan pihak manapun dalam proses penerimaan karyawan,"
Saluran resmi dan langkah yang dianjurkan
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, mengingatkan publik untuk menggunakan saluran resmi saat mencari informasi lowongan. Semua proses rekrutmen oleh anak usaha PT Kereta Api Indonesia ini bersifat gratis.
"Untuk informasi lebih lanjut mengenai lowongan pekerjaan di KAI Services, masyarakat dan para pencari kerja bisa langsung saja mengakses website karir.reska.id atau akun Instagram resmi @rmu.career."
Perusahaan meminta masyarakat segera melaporkan setiap kejanggalan informasi lowongan kepada manajemen. Jangan melakukan pembayaran atau membagikan data pribadi sebelum memverifikasi melalui saluran resmi.
Impak dan tindak lanjut
Peringatan ini dikeluarkan untuk mengantisipasi potensi kerugian bagi pencari kerja. Penipuan rekrutmen tidak hanya merugikan korban secara finansial, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap proses seleksi yang sah.
Publik diimbau tetap waspada dan memverifikasi setiap tawaran kerja melalui alamat resmi perusahaan untuk mencegah penyalahgunaan nama KAI Services.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...