BPBD Aceh Besar Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem
BPBD Aceh Besar mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Aceh Besar, Kamis (2/7). Imbauan itu dikeluarkan setelah tercatat lima kejadian yang diduga dipicu angin kencang disertai hujan dalam dua pekan terakhir.
Ringkasan kejadian
Dalam catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh Besar terdapat tiga pohon tumbang dan dua peristiwa atap bangunan yang diterpa angin. Semua kejadian terjadi pada rentang 20 Juni hingga 1 Juli di beberapa kecamatan.
Data kejadian
Rincian peristiwa yang dicatat BPBD sebagai berikut:
| Tanggal | Kecamatan | Jenis kejadian |
|---|---|---|
| 20 Juni | Blang Bintang | Pohon tumbang |
| 24 Juni | Mesjid Raya | Pohon tumbang |
| 28 Juni | Blang Bintang | Pohon tumbang |
| 1 Juli | Montasik | Atap tiga unit toko terbang |
| 2 Juli | Blang Bintang | Atap sebuah rumah dihuni dua keluarga rusak |
Imbauan dan penanganan
Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, menyatakan seluruh kejadian mendapat penanganan cepat oleh tim BPBD bersama unsur terkait untuk meminimalkan dampak. Ia memberi saran praktis kepada warga agar mengurangi risiko saat musim hujan disertai angin kencang.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang disertai angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon yang rindang, periksa kondisi atap rumah, dan segera laporkan kepada aparat desa atau BPBD apabila terjadi keadaan darurat agar dapat segera ditangani,"
Langkah yang direkomendasikan antara lain memeriksa dan memperkuat atap rumah, menjauh dari pohon besar saat badai, serta segera melapor ke aparat setempat jika terjadi kerusakan.
Kesiapsiagaan dan pemantauan
BPBD menyatakan terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan menyiagakan personel serta peralatan untuk merespons setiap kejadian. Ridwan juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana.
"Kami terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan menyiagakan personel beserta peralatan untuk merespons setiap kejadian kebencanaan. Kami juga mengajak masyarakat agar selalu mengikuti informasi cuaca dan tidak mengabaikan peringatan dini yang dikeluarkan instansi berwenang,"
Warga diimbau mengikuti informasi resmi dan mengambil langkah pencegahan sederhana untuk mengurangi potensi kerugian akibat angin kencang dan hujan lebat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sekda BEM Nusantara Sumut: Verifikasi Informasi Sebelum Tuduhan
Sekda BEM Nusantara Sumut minta organisasi mahasiswa verifikasi informasi sebelum menyebar tuduhan terkait S...
Kepala Desa Nagasaribu II Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi APBDes
Kejari Humbahas menetapkan Kepala Desa Nagasaribu II (LN) tersangka korupsi APBDes 2024–2025 dengan kerugian...
Aceh Besar Gelar Pelatihan Komputer untuk Kawasan Transmigrasi
Disnakertrans Aceh Besar menggelar pelatihan komputer kompetensi hingga 25 Agustus 2026 untuk 32 peserta di...
Warga Pertanyakan IPAL Dapur SPPG II di Labuhanbatu
Warga Sioldengan minta DLH periksa IPAL Dapur SPPG II di Labuhanbatu setelah mencium bau limbah; pengelola s...
Tarmizi Age Mendesak Pemerintah Tuntaskan Implementasi MoU Helsinki
Tarmizi Age mendesak pemerintah pusat dan Aceh menuntaskan implementasi MoU Helsinki pasca aksi 15 Agustus 2...
LKJ Ajak Warga Rawat Air Terjun Kedabuhan usai HUT ke-81
LKJ bersama Pemerintah Desa dan organisasi pemuda menggelar pengibaran bendera, tanam pohon, dan bersih-bers...