Nasional

128.331 Daftar War Ticket untuk Upacara HUT ke-81 di Istana

Bagikan:
Pendaftar war ticket untuk Upacara HUT ke-81 di Istana Merdeka

Sebanyak 128.331 masyarakat mendaftar war ticket untuk menyaksikan Upacara Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Pendaftaran yang dibuka pemerintah sejak 5 Agustus 2026 mencatat pendaftar dari 36 provinsi dan 14 negara, menunjukkan tingginya minat publik menghadiri upacara kenegaraan pada 17 Agustus 2026.

Antusiasme warga dan cakupan pendaftar

Angka pendaftar tersebut mengindikasikan animo luas, termasuk peserta dari luar negeri. Pendaftaran awal yang berlangsung Rabu, 5 Agustus 2026 langsung mendapatkan respons besar dari publik.

Menanggapi antusiasme ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan penghargaan kepada masyarakat dan meminta kesabaran bagi yang belum mendapat undangan pada putaran pertama.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Masyarakat mengikuti war ticket tersebar di 36 provinsi, bahkan ada peserta dari mancanegara,"

Negara-negara peserta

Selain pendaftar dari seluruh Indonesia, ada pula warga asing yang ikut mendaftar. Negara-negara yang tercatat mengikuti proses perebutan undangan antara lain:

  • Amerika Serikat
  • Australia
  • Rusia
  • Jerman
  • Britania Raya
  • Turki
  • Prancis
  • Arab Saudi
  • Belanda
  • Jepang
  • Korea Selatan
  • Hong Kong
  • Singapura
  • Malaysia

Jadwal pendaftaran dan mekanisme

Pendaftaran war ticket dibuka sejak 5 Agustus 2026. Pemerintah mengumumkan pembukaan kembali pendaftaran pada Kamis, 6 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB untuk memberi kesempatan bagi pendaftar yang belum berhasil.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat yang kemarin belum mendapatkan kesempatan memperoleh undangan. Hari ini jam 10.00 WIB akan kembali dibuka war ticket, jadi masyarakat tidak perlu khawatir, masih ada kesempatan untuk mencoba kembali,"

Proses pendaftaran berlangsung melalui laman resmi: pandang.istanapresiden.go.id. Pemerintah mengimbau masyarakat memantau informasi resmi agar proses berjalan tertib dan lancar.

Rencana upacara dan undangan

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardintoro memastikan Presiden RI akan memimpin upacara detik-detik Proklamasi dan penurunan Bendera Pusaka pada 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka sebagai inspektur upacara.

"Upacara peringatan Detik-detik Proklamasi dan penurunan Bendera Pusaka... dinantikan oleh seluruh masyarakat Indonesia dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Jakarta. Presiden RI akan bertindak sebagai inspektur upacara,"

Pihak Istana juga mengundang mantan presiden, mantan wakil presiden, dan tokoh bangsa sebagai bagian dari rangkaian upacara kenegaraan.

Dengan jumlah pendaftar yang besar, pemerintah memastikan akan terus membuka kesempatan pendaftaran secara bertahap dan memberikan informasi resmi terkait distribusi undangan hingga hari H upacara.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait