Wapres Gibran Dampingi Mahasiswa Kunker ke 5 Provinsi untuk Awasi MBG dan KDMP
Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke lima provinsi pada 18–21 Juni 2026 untuk memastikan pelaksanaan program prioritas berjalan optimal dan memperbaiki tata kelola MBG serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Kunjungan dimulai dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis pagi 18 Juni, dan kali ini Wapres didampingi perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas.
Rangkaian kunjungan kerja
Rombongan Wapres meliputi kunjungan ke Nusa Tenggara Timur (Ende), Gorontalo, Papua Barat (Manokwari), Papua Tengah, dan Papua Selatan (Asmat). Tujuan utama adalah meninjau implementasi program pemerintah serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Respons terhadap aksi mahasiswa
Wapres memberi respons terbuka terhadap aksi unjuk rasa mahasiswa di beberapa daerah yang menyuarakan evaluasi kebijakan pemerintah. Ia menyampaikan apresiasi atas cara penyampaian aspirasi yang damai dan masukan yang konstruktif.
"Terima kasih sudah menyampaikan aspirasinya secara damai. Terima kasih untuk masukan-masukannya yang konstruktif, terutama terkait MBG (Makan Bergizi Gratis) dan koperasi (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih),"
Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki tata kelola program agar setiap dana digunakan secara tepat dan bebas dari korupsi.
"Kita pastikan setiap rupiahnya benar-benar termanfaatkan dengan baik, dan juga yang paling penting terbebas dari praktik korupsi,"
Wapres juga mengumumkan bahwa perwakilan mahasiswa akan mendampingi kunjungan ke beberapa daerah.
"Ya, hari ini kami ditemani beberapa perwakilan mahasiswa. Kita akan berangkat ke Ende, Gorontalo, dan juga Papua,"
Agenda per provinsi
Selama kunjungan, Wapres akan meninjau sejumlah program dan infrastruktur strategis. Rincian agenda mencakup:
- Ende, NTT: peninjauan pelaksanaan MBG dan rencana pengembangan KDMP.
- Gorontalo: membuka Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII 2026 dan meninjau Bendungan Bulango Ulu.
- Papua Barat (Manokwari Selatan): meninjau Sentra Produksi Kakao Ransiki dan membuka PESPARAWI Nasional XIV.
- Papua Selatan (Asmat): meninjau fasilitas publik termasuk Asmat Museum of Culture and Progress, Sekolah Lapang Sagu, RSUD Agats, serta Gereja Katedral Salib Suci.
Dampak dan tujuan kunjungan
Kunjungan kerja ini dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas layanan publik, sekaligus menunjukkan keterbukaan pemerintah terhadap pengawasan publik, termasuk oleh mahasiswa. Pemerintah berupaya menjaga kepercayaan publik melalui perbaikan tata kelola program prioritas.
Dengan melibatkan perwakilan mahasiswa, pemerintah berharap evaluasi program menjadi lebih transparan dan akuntabel sehingga manfaat program seperti MBG dan KDMP benar-benar dirasakan masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sandri Apresiasi Respons Cepat Polri Tangani Gempa NTT
Sandri memuji respons cepat Polri setelah gempa magnitudo 7,7 di NTT; 845 personel dan logistik dikerahkan u...
Granat Tangan Diduga Buatan Inggris Ditemukan di Bekasi
Granat tangan diduga buatan Inggris ditemukan di Bekasi pada 17 Agustus 2026; tim jibom evakuasi ke Markas G...
Kemendag Salurkan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
Kemendag menyalurkan Rp250 juta melalui program "Kemendag Peduli" sebagai bantuan awal untuk korban gempa NT...
Xi Jinping Sampaikan Duka atas Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Xi Jinping menyampaikan duka atas gempa magnitudo 7,7 di NTT (15 Agustus 2026) dan yakin Indonesia dapat pul...
Xi Jinping Berduka atas Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Xi Jinping menyampaikan duka atas gempa magnitudo 7,7 di NTT dan yakin Indonesia dapat cepat pulih. BMKG cat...
Pengungsi Gempa Flores Tersebar, Pemerintah Perkuat Satgas
Pemerintah bentuk satgas daerah dan kirim tenda, logistik, serta tenaga medis untuk memenuhi kebutuhan pengu...