Wapres Gibran Ajak Generasi Muda Aktif Bangun Bangsa
Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong generasi muda untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan nasional saat menerima delegasi Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026. Pertemuan ini dimaksudkan membuka ruang dialog antara pemerintah dan elemen mahasiswa untuk membahas isu pendidikan, ekonomi, dan kebijakan kebangsaan.
Dialog antara pemerintah dan mahasiswa
Pertemuan berlangsung sebagai bagian dari upaya pemerintah menjalin komunikasi langsung dengan berbagai organisasi masyarakat. Delegasi Hikmahbudhi menyampaikan aspirasi hasil kajian organisasi yang berfokus pada persoalan faktual di lapangan. Hadirnya pertemuan ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan rekomendasi kebijakan secara langsung.
Aspirasi yang disampaikan Hikmahbudhi
Ketua Umum Hikmahbudhi periode 2024–2026, Chandra Aditya Nugraha, mengatakan organisasi membawa sejumlah usulan. Rekomendasi meliputi kebijakan pendidikan, dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif, dan langkah kebangsaan yang inklusif. Aspirasi ini disusun berdasarkan kajian internal untuk menanggapi tantangan masyarakat saat ini.
"Kami tadi juga memberikan aspirasi dari kajian Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia. Tentunya meliputi pendidikan, aspek ekonomi, dan juga perihal aspirasi kebangsaan, kebijakan politik hari ini,"
Respons Wapres dan dukungan pemerintah
Menurut Chandra, Wapres menyambut baik masukan yang disampaikan dan memberi dorongan bagi pemuda untuk terus berkarya. Pemerintah menegaskan kesiapan memberi dukungan terhadap gagasan yang jelas manfaatnya bagi masyarakat. Pesan penting yang disampaikan Wapres adalah agar generasi muda tidak berhenti berproses.
"Tentunya Mas Wapres berpesan terus berproses, terus melangkah maju bersama. Saya sangat senang karena Mas Wapres akan selalu berada bersama dan akan mendukung program-program yang positif,"
Implikasi dan langkah ke depan
Pertemuan ini dinilai sebagai momentum penting memperkuat komunikasi antara pemerintah dan organisasi mahasiswa. Kolaborasi diharapkan mendorong kebijakan yang lebih responsif dan inklusif terhadap kebutuhan generasi muda. Ke depan, pemerintah dan mahasiswa diharapkan melanjutkan dialog serta menerjemahkan aspirasi menjadi program konkret.
Hikmahbudhi menyatakan pertemuan ini merupakan kesempatan pertama bagi Presidium Pusat periode 2024–2026 bertemu langsung dengan Wakil Presiden, dan mereka menerima sambutan hangat dari istana. Keterlibatan aktif anak muda dalam sektor pendidikan, ekonomi, dan politik dinilai kunci untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Prabowo Jadikan PLTS 100 GWp Pilar Kemandirian Energi
Presiden Prabowo luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali sebagai langkah kemandirian energi, dipadukan dengan...
PU Kerahkan Pompa dan Air Tangani Karhutla di Kalteng & Malut
Kementerian PU mengerahkan pompa, personel, dan pasokan air untuk memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah d...
Asap Karhutla Tebal, SDN 01 Sanggau Perpanjang PJJ
SDN 01 Sanggau memperpanjang PJJ hingga 28 Agustus karena kabut asap karhutla masih tebal; sekolah minta gur...
Daftar Proyek PLTS 100 GWp yang Diresmikan Presiden
Presiden meresmikan sejumlah proyek PLTS 100 GWp, dari Gilimanuk hingga pulau terpencil, mendukung elektrifi...
MenHAM Usulkan Pusat Komando Bencana NTT Dipindah ke Flores
MenHAM Natalius Pigai usulkan pusat komando tanggap darurat NTT dipindah ke Flores agar koordinasi dan distr...
Stok Beras Pemerintah 5,1 Juta Ton, Bantuan untuk NTT Berlanjut
Bapanas memastikan stok CBP mencapai 5,1 juta ton dan penyaluran bantuan beras ke NTT diperluas, total aloka...