Legislator Minta Komdigi-Polri Tutup Situs Judi Online Saat Piala Dunia
Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mengingatkan peningkatan praktik judi online bola selama Piala Dunia 2026 dan mendesak pemerintah serta aparat penegak hukum untuk bertindak serius. Pernyataan itu disampaikan melalui keterangan resmi pada Kamis, 25 Juni 2026, sebagai respons terhadap lonjakan aktivitas ilegal yang dinilai merugikan masyarakat dan berpotensi menimbulkan dampak sosial-ekonomi.
Seruan pembentukan tim gabungan
Oleh Soleh mendorong pembentukan tim gabungan antara Kementerian Komunikasi dan Digital dan Polri untuk mempercepat penutupan situs-situs judi online yang diprediksi aktif selama turnamen berlangsung. Ia menilai langkah terkoordinasi diperlukan karena penutupan situs bersifat teknis dan memerlukan kerja lintas lembaga.
Fenomena maraknya judi online bola selama Piala Dunia harus menjadi perhatian serius pemerintah dan penegak hukum. Praktik terlarang tersebut harus diberantas sampai ke akar-akarnya
Komdigi bersama Polri harus membentuk tim gabungan untuk menutup situs judi online bola. Komdigi dan Polri harus bekerja keras karena memberantas judi online bukan perkara mudah
Perkuat pengawasan dan penindakan
Menurutnya, upaya pemberantasan tidak boleh setengah hati. Pengawasan, penutupan situs, dan penindakan harus dilakukan secara konsisten agar ruang gerak pelaku semakin sempit. Ia menekankan penindakan berkelanjutan terutama selama kompetisi yang menyedot perhatian jutaan penggemar sepak bola.
Komdigi dan Polri tidak boleh kendor dalam memberantas judi online bola. Penutupan situs harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan agar ruang gerak para pelaku semakin sempit
Peran PPATK dan pelacakan aliran dana
Oleh Soleh juga menyoroti pentingnya sinergi dengan PPATK untuk memantau pergerakan transaksi terkait perjudian online. Ia menjelaskan bahwa pendekatan hukum tidak cukup hanya menutup situs; penelusuran dan pemutusan aliran dana dianggap krusial untuk menghentikan kegiatan ilegal tersebut.
Kerja sama dengan PPATK sangat penting untuk memantau transaksi judi online bola selama Piala Dunia. Pendekatan penegakan hukum tidak cukup hanya menutup situs, tetapi juga harus menelusuri dan memutus aliran dana yang digunakan dalam praktik perjudian tersebut
Oleh Soleh merujuk pada temuan PPATK yang menunjukkan tren kenaikan transaksi deposit judi online, terutama pada akhir pekan dan saat kompetisi besar berlangsung. Ia meminta temuan itu dijadikan dasar penguatan pengawasan.
Langkah rekomendasi
Sebagai langkah konkret, legislator tersebut mengusulkan beberapa tindakan prioritas:
- Membentuk tim gabungan Komdigi dan Polri untuk penutupan situs.
- Memperkuat kerja sama dengan PPATK untuk melacak dan memutus aliran dana.
- Melaksanakan penindakan konsisten dan berkelanjutan selama Piala Dunia.
Oleh Soleh mengingatkan agar euforia pertandingan sepak bola tidak dimanfaatkan oleh jaringan judi online untuk memperluas praktik ilegal yang merugikan masyarakat. Pemerintah dan aparat diminta menjadikan pengawasan intensif sebagai prioritas sepanjang durasi turnamen.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemdiktisaintek Minta Fleksibilitas Akademik untuk Mahasiswa NTT
Kemdiktisaintek mengimbau perguruan tinggi di NTT menerapkan fleksibilitas akademik pascagempa 7,7 untuk men...
Ateng Sutisna Dorong Penguatan Tata Kelola Energi dan SDA
Ateng Sutisna mendorong penguatan tata kelola energi dan SDA setelah pidato Presiden, menyoroti B50, bursa k...
DPR Percepat Penanganan Bencana di NTT
DPR bersama pemerintah mempercepat penanganan bencana di NTT, dengan kunjungan lapangan, penugasan anggota D...
BNPB Imbau Warga NTT Waspada Gempa Susulan
BNPB mengimbau warga terdampak gempa NTT waspada gempa susulan; BMKG catat 2.119 gempa susulan hingga 18 Agu...
BNPB Gelar Trauma Healing dan Perpustakaan Keliling untuk Pengungsi Sikka
BNPB menyediakan trauma healing dan perpustakaan keliling di GOR Samador, Sikka, untuk mendukung pemulihan p...
Indonesia Rawan Gempa dan Tsunami: Langkah Antisipasi Penting
Indonesia rawan gempa dan tsunami; warga diminta siaga dengan tas darurat, amankan perabot, dan pahami jalur...