Mentan Paparkan Lompatan Sektor Pangan di PENAS XVII
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
Kebijakan pupuk dan akses produksi
Amran menyoroti penurunan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen sebagai langkah bersejarah bagi pertanian Indonesia. Selain itu, pemerintah menyederhanakan distribusi pupuk bersubsidi untuk mempermudah akses petani terhadap sarana produksi.
"Bapak Presiden, kami mengucapkan terima kasih mewakili petani Indonesia. Sejak Indonesia merdeka, harga pupuk selalu naik,"
"Pada masa kepemimpinan Bapak justru turun 20 persen. Ini belum pernah terjadi sebelumnya,"
Lonjakan produksi beras menurut FAO
Amran mengutip data Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) yang menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar keempat dunia. Menurut pengumuman FAO, produksi beras Indonesia mencapai sekitar 38 juta ton.
"Dua hari lalu FAO mengumumkan produksi beras Indonesia sekitar 38 juta ton. Indonesia menjadi produsen beras terbesar keempat dunia,"
Informasi FAO dapat dilihat di situs resmi FAO.
Indikator kesejahteraan dan pertumbuhan
Peningkatan produksi berkontribusi pada kesejahteraan petani. Nilai Tukar Petani tercatat mencapai 127, tertinggi dalam 34 tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi sektor pertanian juga mencapai 5,74 persen, angka tertinggi dalam 25 tahun menurut data Badan Pusat Statistik.
Rujukan data BPS dapat diakses melalui BPS.
Perdagangan: ekspor, impor, dan nilai tambah
Dari sisi perdagangan, sektor pertanian mencatat kenaikan ekspor hingga Rp166 triliun. Sementara itu, impor turun sekitar Rp41 triliun setelah penghentian impor beras medium. Amran mengatakan nilai ekonomi yang dihasilkan kembali dirasakan oleh petani.
Hilirisasi dan penciptaan lapangan kerja
Pemerintah menjalankan program hilirisasi untuk komoditas seperti:
- kakao
- jambu mete
- tebu
Total luas program hilirisasi mencapai sekitar 870 ribu hektare. Program ini menurut Amran mendapat arahan langsung Presiden dan ditargetkan membuka hingga 3 juta lapangan kerja pada 2029. Pemerintah juga menyediakan bibit, penanaman, dan fasilitas pengolahan secara gratis dalam skema tersebut.
Pengawasan dan tata niaga
Kementerian Pertanian bersama aparat penegak hukum memperkuat pengawasan untuk memastikan program berjalan tepat sasaran. Perbaikan tata niaga kelapa sawit juga dilakukan agar harga tandan buah segar tetap menguntungkan petani.
"Terima kasih Bapak Presiden atas kebijakan yang berpihak kepada petani. Hari ini petani Indonesia merasakan manfaatnya secara langsung,"
Pemaparan Amran menegaskan arah kebijakan pemerintah yang fokus pada peningkatan produksi, kesejahteraan petani, dan pembangunan hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah. Ke depan, implementasi kebijakan ini akan menjadi kunci untuk mempertahankan momentum menuju swasembada pangan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sejarah TNI: Dari TKR ke Tentara Nasional Indonesia
5 Oktober diperingati sebagai Hari TNI karena pembentukan TKR pada 1945 yang kemudian berkembang menjadi Ten...
Menkomdigi Tekankan Penerapan PP Tunas saat Audiensi dengan LEGO
Menkomdigi Meutya Hafid dorong penerapan PP Tunas dan persetujuan orang tua saat audiensi dengan LEGO untuk...
Kapolri: Berbeda Seragam, Satu Hati Menjaga Negeri — HUT TNI ke-81
Kapolri Suyudi tegaskan TNI dan Polri tetap "satu hati" menjaga Indonesia menjelang HUT TNI ke-81, 5 Oktober...
Basarnas Imbau Keluarga Korban KM Virgo Tidak Menunggu di Pelabuhan
Basarnas mengimbau keluarga korban KM Virgo agar tidak terus menunggu di pelabuhan; korban yang ditemukan ak...
Cara Mengurus Buku Nikah Rusak atau Hilang, Gratis di KUA
Buku nikah rusak atau hilang dapat diganti gratis di KUA tempat akad; ketahui persyaratan dan dasar hukumnya...
Mendag: Perlindungan Hak Pekerja Bukan Instrumen Politik
Mendag Budi Santoso menegaskan perlindungan hak pekerja bukan alat politik dan menekankan penanganan kerja p...