Teknologi

Türkiye Jadi Negara ke-71 Teken Artemis Accords

Bagikan:
Seremoni penandatanganan Artemis Accords di markas NASA, Washington, 31 Agustus 2026

Türkiye resmi menjadi negara ke-71 yang menandatangani Artemis Accords pada 31 Agustus 2026. Penandatanganan berlangsung di markas NASA di Washington dan dipimpin langsung oleh Administrator NASA Jared Isaacman. Kesepakatan itu mendorong eksplorasi ruang angkasa yang damai, transparan, dan terkoordinasi.

Penandatanganan dan pejabat yang hadir

Penandatanganan dokumen dilakukan oleh Menteri Industri dan Teknologi Türkiye, Mehmet Fatih Kacır, mewakili negaranya. Presiden Badan Antariksa Türkiye, Yusuf Kıraç, turut hadir dalam acara tersebut.

Wakil Asisten Menlu AS untuk Urusan Antariksa dan Lingkungan, Connor Tomlinson, juga hadir. Administratror NASA Jared Isaacman menekankan pentingnya kerja sama internasional dalam eksplorasi Bulan dan Mars.

"Türkiye kini menjadi bagian dari koalisi internasional,"

Ruang kontribusi Türkiye dalam misi Artemis

Melalui Artemis Accords, negara penandatangan diberi peluang berkontribusi pada misi Artemis. Kontribusi itu meliputi penyediaan perangkat keras, muatan ilmiah, demonstrasi teknologi, hingga satelit CubeSat.

  • Perangkat keras misi dan komponen teknis
  • Muatan ilmiah untuk penelitian di orbit dan Bulan
  • Demonstrasi teknologi untuk operasi permukaan dan orbit
  • Peluncuran satelit kecil seperti CubeSat

Jejak dan rencana antariksa Türkiye

Komitmen Türkiye pada eksplorasi antariksa bukan tanpa dasar. Pada 2024, astronaut pertama Türkiye, Alper Gezeravcı, terbang pada Axiom Mission 3 dan melakukan penelitian ilmiah bersama astronaut NASA. Pada tahun yang sama, Tuva Atasever mengikuti misi suborbital Virgin Galactic 07.

Türkiye juga menyiapkan misi Bulan pertamanya, AYAP-1, yang akan menandai keterlibatan negara itu dalam kelompok yang mengembangkan dan meluncurkan satelit menuju Bulan.

Konteks internasional dan prospek pertemuan Antalya

Penandatanganan ini dilakukan menjelang Türkiye menjadi tuan rumah International Astronautical Congress di Antalya pada Oktober 2026. Puluhan negara penandatangan Artemis Accords diperkirakan hadir untuk membahas masa depan eksplorasi ruang angkasa yang damai dan transparan.

Artemis Accords sendiri dibentuk pada 2020 oleh NASA dan Departemen Luar Negeri AS bersama tujuh negara pendiri. Kesepakatan menetapkan prinsip praktis untuk meningkatkan keselamatan, koordinasi, dan kepastian hukum dalam eksplorasi Bulan, Mars, dan benda langit lain.

Pencantuman Türkiye dalam koalisi ini membuka peluang kerja sama teknologi, misi bersama, dan pertukaran ilmu yang berpotensi mempercepat program antariksa nasional maupun internasional.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait