Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Wafat Ayah Jadi Alasan
Lionel Messi resmi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina pada usia 39 tahun, setelah menjalani seluruh pertandingan di Piala Dunia 2026. Pengumuman ini disampaikan melalui unggahan di Instagram @leomessi pada 1 September 2026, di mana Messi menyatakan wafatnya sang ayah menjadi alasan kuat bagi keputusannya.
Keputusan dan waktu pengumuman
Messi mengatakan ia sudah menulis pernyataan perpisahan sejak 21 Juli 2026, dua hari setelah final Piala Dunia. Namun, kematian ayahnya, Jorge Messi, pada 8 Agustus 2026 di Rosario mendorongnya memastikan pensiun lebih awal.
"Saya menulis kata-kata ini pada 21 Juli, dua hari setelah final, hari ini, setelah apa yang terjadi dengan ayah saya,"
Catatan karier internasional
Karier Messi bersama Argentina membentang lebih dari dua dekade. Ia meninggalkan tim nasional sebagai pencetak gol terbanyak dengan 125 gol dan pemegang rekor penampilan terbanyak dengan 207 caps. Messi juga tercatat mengikuti enam kampanye Piala Dunia, termasuk final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.
Alasan pribadi di balik keputusan
Keputusan pensiun bukanlah hal mudah bagi Messi. Ia mengakui perpisahan ini menyakitkan, tetapi merasa waktunya telah tiba untuk menutup babak sebagai pemain internasional.
"Itu adalah keputusan yang menyakitkan, dan sampai sekarang masih sangat menyakitkan, tetapi saya mengerti bahwa waktunya telah tiba,"
Ucapan terima kasih dan warisan
Dalam pesannya, Messi memberi penghargaan kepada keluarga, pelatih, staf, ofisial, rekan-rekan setim, dan penggemar Argentina yang selalu mendukungnya. Ia menegaskan telah memberikan semua kemampuan setiap kali mengenakan jersey negara.
"Saya bersumpah kepada kalian bahwa saya selalu memberikan segalanya. Bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir saat kami memenangi semuanya, tetapi juga sebelum itu,"
Messi menyatakan ia pergi dengan rasa tenang dan bangga atas momen-momen yang pernah dicapai bersama tim. Ke depannya, ia memilih untuk mendukung generasi baru timnas dari posisi yang berbeda: bukan sebagai pemain di lapangan, tetapi sebagai pendukung.
"Saya mencintai kalian! Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan saya orang Argentina,"
Dengan pengumuman ini, era Lionel Messi sebagai pemain kunci Timnas Argentina resmi berakhir. Warisan prestasi dan catatan statistiknya akan tetap menjadi acuan, sementara perhatian kini beralih pada proses regenerasi tim menuju turnamen-turnamen mendatang.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Benzema Pamit dari Al-Hilal, Masa Depannya Belum Jelas
Karim Benzema berpisah dengan Al-Hilal setelah enam bulan; kontrak diakhiri bersama, namun masa depan pemain...
Timnas Basket Indonesia Lolos Ronde 2 Pra Kualifikasi FIBA 2029
Timnas Basket Putra Indonesia finis ketiga Grup C di Seremban dan lolos ke Ronde 2 Pra Kualifikasi FIBA Asia...
FC Seoul Jadi Lawan Perdana Persib di ACL Two 2026/27
Persib masuk Grup E ACL Two 2026/27 dan akan melawat ke Seoul World Cup Stadium lawan FC Seoul pada 16 Septe...
Peralta Selamatkan Persib 1-0, Tolic: Kami Layak ke Grup ACL
Mariano Peralta cetak gol tunggal, Persib menang 1-0 atas Manila Digger dan lolos ke Grup E ACL Two 2026/27.
Liverpool Rekrut Bradley Barcola, Rekor Transfer £124 Juta
Liverpool mengontrak Bradley Barcola dari PSG seharga hingga £124 juta; pemain menandatangani kontrak lima t...
Arsenal Kalahkan Villa 1-0, Saka Bawa Kemenangan di Villa Park
Arsenal menang 1-0 atas Aston Villa di Villa Park lewat gol Bukayo Saka, 1 September 2026; Arteta jalani lag...