DPR Minta Transparansi Rp2,34 T untuk 7.952 Hunian Pascabencana
Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, menyoroti rencana pembangunan hunian pascabencana oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pemerintah menganggarkan Rp2,34 triliun untuk membangun 7.952 unit hunian bagi korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026.
Permintaan keterbukaan penggunaan anggaran
Mori meminta pemerintah membuka rincian penggunaan anggaran tersebut kepada DPR. Ia menilai angka yang besar memerlukan penjelasan agar alokasi tepat sasaran dan efektif.
Kami tentunya ingin ada penjelasan terkait anggaran Rp2,34 triliun ini. Transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran tetap harus menjadi perhatian utama pemerintah
Desakan transparansi diarahkan agar proses pemulihan tidak hanya cepat, tetapi juga akuntabel. DPR ingin mengetahui skema pembiayaan, timeline pelaksanaan, dan kriteria penerima manfaat.
Korban kebakaran diminta masuk skema bantuan
Selain korban bencana alam, Mori mendorong agar pemerintah mempertimbangkan korban kebakaran di permukiman padat. Ia menilai banyak warga kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran namun belum mendapat akses program perumahan negara.
Kebakaran di kawasan padat penduduk sering kali menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat kecil. Namun belum seluruhnya mendapat perlindungan program bantuan perumahan
Ia mencontohkan kasus kebakaran di kampung yang membuat masyarakat kecil kehilangan rumah. Mori mengusulkan Kementerian PKP mencari skema pendanaan khusus agar korban kebakaran dapat memperoleh bantuan yang setara dengan korban bencana lain.
Kalau rumah di kampung kebakaran itu bukan rumah-rumah mewah, pasti masyarakat kecil. Untuk itu, Kementerian PKP perlu mencari skema pendanaan agar korban kebakaran juga bisa memperoleh bantuan sebagaimana korban bencana lainnya
Progres rehabilitasi dan rekonstruksi
Pemerintah menyatakan proses rehabilitasi dan rekonstruksi terus dipercepat setelah masa tanggap darurat dan transisi dianggap berjalan baik. Menteri Dalam Negeri menyebut penanganan kini memasuki tahap pemulihan permanen melalui program rehab-rekon.
Setelah masa tanggap darurat dan transisi, sekarang kita masuk menuju pemulihan permanen. Kuncinya ada pada program rehabilitasi dan rekonstruksi yang dirancang bersama pemerintah daerah dan kementerian lembaga
Sejak pembentukan tim koordinasi pada 24 Januari, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah bergerak mempercepat pemulihan. Layanan dasar seperti listrik, BBM, internet, dan fasilitas kesehatan sudah banyak yang pulih. Namun akses masih terhambat di beberapa lokasi terpencil dan longsor, terutama di Aceh Tengah.
Untuk infrastruktur nasional, jalan dan beberapa jembatan sudah kembali terhubung, meski beberapa masih menggunakan konstruksi sementara seperti jembatan Bailey. Di sektor pendidikan, sebagian besar dari 4.922 sekolah terdampak telah kembali beroperasi, namun beberapa masih memakai ruang darurat atau menumpang sambil menunggu relokasi.
Implikasi dan langkah selanjutnya
Mori menekankan bahwa keberhasilan program perumahan butuh lebih dari pembangunan fisik. Regulasi, skema pembiayaan, dan kolaborasi antarinstansi harus diperkuat agar anggaran besar seperti Rp2,34 triliun memberi manfaat maksimal bagi masyarakat terdampak.
Permintaan DPR akan rincian anggaran membuka ruang bagi pengawasan legislatif terhadap langkah pemerintah. Ke depan, kepastian kriteria penerima, transparansi penggunaan dana, dan solusi untuk korban kebakaran menjadi poin penting dalam proses pemulihan.
Berita Terkait
DPR Pertanyakan Rencana Pengajaran Bahasa Prancis di Sekolah
Komisi X DPR minta penjelasan Kemendikdasmen soal rencana pengajaran Bahasa Prancis di sekolah setelah instr...
Jakpus Amankan 7 Orang dalam Operasi Cipta Kondisi
Polres Metro Jakpus mengamankan tujuh orang saat Operasi Cipta Kondisi dini hari untuk menekan kriminalitas...
SBY Dipastikan Absen di Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni
Partai Demokrat menyatakan SBY absen pada upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 karena beragenda sebagai...
Polisi Bongkar Toko Kosmetik Jual Obat Keras Ilegal di Juanda
Polres Metro Jakpus menggerebek toko kosmetik di Juanda, menangkap dua pelaku dan menyita ribuan butir obat...
Hasil TKA SD-SMP 2026: Komisi X Tekankan Penguatan Numerasi
Komisi X mendorong hasil TKA SD-SMP 2026 jadi dasar perbaikan pembelajaran, menekankan penguatan numerasi si...
Wamen Mugiyanto: Revisi UU HAM Fokus Tata Kelola
Wamen HAM Mugiyanto mengumumkan revisi UU HAM pada uji publik di Jayapura untuk memperkuat tata kelola, tang...