Mendagri Tito Salurkan Santunan Rp15 Juta kepada Keluarga Korban Gempa NTT
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyalurkan santunan duka sebesar Rp15 juta kepada keluarga korban gempa di Nusa Tenggara Timur pada 18 Agustus 2026. Penyerahan disampaikan kepada ahli waris, termasuk seorang penerima bernama Florina. Kunjungan ini dilakukan untuk meringankan beban keluarga korban dan memastikan kehadiran pemerintah pusat di lokasi terdampak.
Santunan dan pesan Menteri
Tito menyerahkan bantuan tunai langsung kepada keluarga yang kehilangan anggota keluarga akibat gempa. Ia berharap bantuan itu menjadi tali asih sekaligus dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
Mohon diterima
Ia menyatakan bantuan dimaksud untuk membantu kebutuhan mendesak pascabencana dan memberi semangat kepada warga yang tengah berduka.
Peninjauan lokasi pengungsian
Setelah penyerahan santunan, Tito melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Nagekeo, NTT, untuk meninjau lokasi pengungsian. Di sana, ia memantau kondisi korban, menyerap aspirasi, dan mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.
Dalam kunjungan lapangan, Tito melaporkan bahwa dampak gempa paling parah terpantau di sisi utara Pulau Flores. Sebagian besar korban meninggal tercatat akibat reruntuhan bangunan.
Ketika saya di Manggarai Timur bagian utara turun naik helikopter, jalan di desa-desa susah mencari rumah yang utuh. Artinya ini dampak yang terjadi sebagian besar di bagian Flores, bagian utara
Wilayah terdampak yang disambangi
- Manggarai Timur
- Nagekeo
Tito mengunjungi titik-titik tersebut untuk melihat langsung kondisi lapangan. Kunjungan bertujuan mempercepat koordinasi penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan pengungsi.
Arah kebijakan pemerintah pusat
Ia menyebut kunjungan para menteri dan kepala lembaga dilakukan sesuai arahan Presiden. Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan proses evakuasi, penyaluran bantuan, dan rehabilitasi berjalan lebih cepat dan terkoordinasi.
Dengan kunjungan dan penyaluran santunan ini, pemerintah pusat menunjukkan komitmen hadir di tengah masyarakat terdampak. Pemantauan lanjutan dan koordinasi antarinstansi akan terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak gempa.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wamendikdasmen Tinjau Program Pendidikan Prioritas di Gorontalo
Wamendikdasmen Fajar Riza meninjau revitalisasi sekolah, TPG, PPG, dan PJJ di Gorontalo pada 18 Agustus 2026...
Puluhan Ribu Mengungsi Akibat Gempa M7,7 di NTT
BNPB catat 40.040 jiwa mengungsi pasca gempa M7,7 di NTT; 11.925 rumah rusak dan ribuan korban luka menurut...
Jamuan Rakyat Digelar di 9 Titik Jakarta Barat, UMKM Ramaikan HUT ke-81
Jamuan Rakyat digelar di sembilan titik Jakarta Barat pada 18 Agustus 2026, meriahkan HUT ke-81 dengan sajia...
Ketua DPD Puji Respon Cepat Pemerintah Atasi Gempa NTT dan Sumatra
Ketua DPD apresiasi respons cepat pemerintah atas gempa NTT (M7,7) dan gempa Simalungun (M6,4) pada 15 Agust...
Destinasi Wisata Flores Ditutup Sementara Pascagempa Magnitudo 7,7
Sejumlah destinasi wisata di Flores ditutup sementara pascagempa magnitudo 7,7 untuk pemeriksaan keamanan da...
Mensos: Jamuan Rakyat di Kalijodo Kurangi Beban Warga
Mensos Saifullah Yusuf hadiri Jamuan Rakyat di Kalijodo 18 Agustus 2026 dan bagikan sembako untuk mengurangi...