Bea Cukai Perketat Pengawasan Bandara Domestik Cegah Penyelundupan Emas
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, meminta pengawasan diperketat di level bandara domestik untuk mencegah penyelundupan emas, Selasa 18 Agustus 2026. Ia menilai jalur penerbangan lokal sering menjadi titik awal pemindahan emas hasil tambang ilegal sebelum diselundupkan ke luar negeri. Untuk itu, Djaka mendorong penguatan kolaborasi antarinstansi di seluruh pintu keberangkatan domestik agar upaya di bandara internasional efektif.
Temuan keterlibatan oknum di Soekarno-Hatta
Bea Cukai menemukan indikasi keterlibatan oknum petugas Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam beberapa kasus penyelundupan emas. Otoritas kini mendalami identitas dan peran para oknum untuk membongkar jaringan hingga ke akar-akarnya. Penemuan ini memicu koordinasi lebih intensif antarunit pengawasan bandara.
"Pintu masuk ke Bandara Soekarno-Hatta atau bandara internasional ini tentunya tidak lepas juga dari pengawasan di bandara domestik. Pintu keluar dari daerah tempat pertambangan emas tanpa izin itu pasti melewati bandara domestik,"
Bukti dan metode penyidikan
Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, menyebut dugaan pelanggaran terungkap lewat penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) dan koordinasi dengan otoritas keamanan penerbangan. Temuan tersebut kemudian dikaitkan dengan pola pergerakan barang dan individu dalam beberapa pengungkapan kasus.
"Sama seperti salah satu dari kasus sebelumnya, ada keterlibatan oknum petugas bandara atau ground handling. Dimana dia yang memang bekerja sehari-hari di bandara,"
Modus dan kerentanan yang dimanfaatkan
Sindikat diduga memanfaatkan oknum ground handling karena mereka paham seluk-beluk jalur logistik dan jam operasional bandara. Keterlibatan orang dalam mempermudah penyamaran barang bukti yang dibawa oleh sindikat, sebagian besar warga asing, sehingga menembus sistem keamanan standar.
Kerentanan ini menunjukkan bahwa pengawasan hanya di bandara internasional tidak cukup. Pergerakan dari daerah asal tambang ke bandara domestik menjadi celah yang sering dimanfaatkan pelaku.
Upaya lanjutan dan implikasi
Bea Cukai menegaskan akan memperkuat kerja sama dengan Avsec serta instansi terkait untuk menutup celah di pintu keluar domestik. Pemeriksaan CCTV, audit prosedur handling, dan penyelidikan terhadap oknum menjadi fokus utama penyidikan saat ini.
Ke depan, langkah ini diharapkan mampu menekan aliran emas ilegal yang menuju pasar internasional. Penguatan pengawasan domestik juga penting untuk menjaga integritas sistem keamanan bandara nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
APP Group Dorong Transfer Pengetahuan Antar Generasi Pekerja
APP Group mendorong transfer pengetahuan dari karyawan senior ke generasi muda melalui Long Service Award 20...
Kemenperin Dorong IKM Fesyen Baca Pasar lewat Design Canvas
Kemenperin mendorong IKM fesyen gunakan Design Canvas & Maker untuk menciptakan produk sesuai kebutuhan kons...
Basarnas Ungkap Risiko Penyelaman KM Virgo: Gelap & Kontaminasi
Basarnas sebut penyelaman di kecelakaan KM Virgo berisiko tinggi: visibilitas rendah, debris, kontaminasi, d...
Kemenperin Gandeng Mahasiswa Kembangkan IKM Fesyen-Kriya
Kemenperin menggandeng mahasiswa melalui program Design Canvas & Design Maker 2026 untuk membantu IKM fesyen...
BGN Bongkar Potongan Rp1.500–Rp2.000 per Porsi MBG
BGN temukan potongan Rp1.500–Rp2.000 per porsi MBG yang menurunkan kualitas makanan; BGN ancam putus kerja s...
KM Virgo Ditarget Diangkat Oktober 2026
PT Virgo Karya menargetkan pengangkatan KM Virgo di Laut Jawa pada Oktober 2026 setelah komunikasi positif d...