Percepatan Program Tiga Juta Rumah, Pagu KUR Naik Rp50 Triliun
Pemerintah menggenjot program tiga juta rumah dengan menaikkan pagu Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan menjadi Rp50 triliun dan mempercepat penyaluran subsidi lewat FLPP. Pengumuman itu disampaikan di Stasiun Manggarai pada Jumat, 21 Agustus 2026, sebagai langkah untuk menyediakan hunian terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Pagu KUR dan target hunian
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyatakan peningkatan pagu KUR bertujuan memperlancar pembiayaan rumah bagi pengembang dan calon pembeli MBR. Langkah ini menjadi bagian strategi pemerintah untuk mencapai target pembangunan tiga juta unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Akses data perbankan dan lonjakan FLPP
Maruarar menyorot keterbukaan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan yang kini lebih mudah diakses. Menurutnya, akses ini mendorong kenaikan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
"Bapak tahu SLIK OJK enam kali baru berhasil, Pak. Sesudah Ketua OJK yang baru, Ibu Kiki, baru bisa diakses. Dan sesudah diakses, FLPP-nya naik dalam 2 bulan sekitar 50.000, Pak Nixon,"
Percepatan data keuangan dianggap membantu bank menilai kelayakan kredit sehingga program subsidi rumah berjalan lebih cepat.
Hibah lahan dan proyek massal di Bekasi
Maruarar juga menyampaikan bahwa proses hibah lahan dari Lippo Group berjalan dengan dukungan Kementerian Keuangan dan instansi terkait. Lahan dari pihak swasta tersebut dinilai bernilai triliunan rupiah untuk pembangunan perumahan publik.
"Dan tentunya yang teman-teman media sudah tahu, Pak Hashim juga hadir, adalah hibah dari Lippo Group, Pak, saya laporkan, sudah dibantu prosesnya di Departemen Keuangan dan di Pak Nixon, di ATR oleh Pak Nusron. Jadi kita sekarang akan masuk ke DPR, Pak. Dan sesudah itu selesai, Danantara siap untuk memulai totalnya itu ada 141.000 unit, di Bekasi,"
Rencana tersebut menawarkan skala proyek besar yang dapat langsung menambah stok hunian bagi MBR di kawasan penyangga Jakarta.
Skema pembiayaan, penyalur, dan pengawasan
Pemerintah menyiapkan skema pinjaman tanpa agunan untuk nilai di bawah Rp100 juta dengan bunga 0,5 persen. Skema ini ditujukan untuk memudahkan akses KPR bagi rumah subsidi dan hunian murah.
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Nixon L.P. Napitupulu disebut akan memimpin penyaluran dana subsidi perumahan nasional, sementara Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh diberi tugas memeriksa aspek kepatuhan hukum.
"Dan tentunya kita mengikuti semua aturan-aturan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah-red) yang telah dirilis oleh Kementerian PKP. Harganya dipatok sesuai dan semua fasilitas-fasilitas yang ada yang telah di-set untuk kepentingan pembeli, itu kita 100 persen mengikuti aturan-aturan yang telah dibuat oleh Kementerian PKP,"
Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo menekankan pentingnya eksekusi dan koordinasi antarlembaga agar program berjalan sesuai target.
"Ini teman-teman juga sudah titip sama saya, 'Hashim, ya tolong ini program bagus, program bagus, tapi eksekusi, eksekusi.' Program Pak Prabowo dan Pak Gibran semua bilang bagus, tapi lemahnya adalah di eksekusi. Kita terus terang saja, kita terbuka,"
Pengintegrasian lahan dan transportasi
Kementerian PKP juga memanfaatkan lahan milik Kementerian Komunikasi dan Digital di Depok seluas 45 hektare untuk pembangunan rumah susun subsidi terintegrasi. Kementerian Perhubungan akan menyelaraskan tata ruang stasiun dengan konsep kawasan transit modern Manggarai untuk mendukung konektivitas kawasan perumahan baru.
Dengan kombinasi peningkatan pagu KUR, percepatan akses data perbankan, hibah lahan, dan skema pembiayaan, pemerintah menargetkan percepatan nyata dalam pemenuhan kebutuhan hunian MBR dalam beberapa tahun ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Targetkan 8 Juta Sertifikat Tanah Gratis dalam 3 Tahun
Pemerintah targetkan 8 juta sertifikat tanah gratis selama tiga tahun untuk warga berpenghasilan rendah, dim...
Amran Pastikan Stok Beras untuk Pengungsi Gempa NTT Aman
Amran jamin pasokan beras untuk pengungsi gempa NTT: 6.000 ton siap didistribusikan, cadangan 39.000 ton, ke...
TNI AL Kerahkan Helikopter untuk Percepat Bantuan Gempa NTT
TNI AL menurunkan helikopter Bell-412 untuk percepat distribusi 400 kg bantuan pangan ke korban gempa di NTT...
Pertamina: Layanan Energi di Flores Kembali Normal Usai Gempa
Pertamina menyatakan layanan energi di Pulau Flores sudah pulih pasca gempa M7,7; SPBU, agen LPG, dan avtur...
Gempa NTT: Pemerintah Kerahkan Bantuan Logistik dan Kesehatan
Pemerintah mengerahkan logistik, tenaga medis, dan tenda darurat pascagempa magnitudo 7,7 di NTT untuk memen...
Pemerintah Perkuat Desa Tangguh Bencana lewat Edukasi dan Sinergi
Kemenko PMK perkuat kesiapsiagaan lewat edukasi kebencanaan dan pengembangan desa tangguh, didorong sinergi...