Nilai Kejuangan TNI AU Jadi Pedoman Moral dan Profesional
Letkol Assubhan Dasmar, Kasubdit Bintaltrajuang Disbintalau, menegaskan bahwa aktualisasi nilai kejuangan menjadi pedoman moral dan dasar profesionalisme prajurit TNI Angkatan Udara. Pernyataan itu disampaikan saat berbincang dengan Pro3 RRI pada Jumat, 21 Agustus 2026. Ia menjelaskan nilai itu membentuk sikap rela berkorban, pantang menyerah, dan kecintaan kepada tanah air.
Makna dan tujuan aktualisasi
Menurut Assubhan, aktualisasi nilai kejuangan adalah proses menerapkan semangat serta jiwa kepahlawanan dalam tindakan dan pola pikir sehari-hari. Tujuannya agar prajurit memiliki landasan mental yang tangguh dan bertindak profesional dalam menjaga kedaulatan wilayah udara.
"Aktualisasi nilai kejuangan TNI adalah merupakan proses penerapan dari semangat, jiwa, serta nilai kepahlawanan. Seperti rela berkorban, pantang menyerah, cinta tanah air, dalam tindakan, dan pola pikir sehari-hari,"
Pedoman moral dan karakter prajurit
Nilai kejuangan juga berfungsi sebagai pedoman moral agar setiap pelaksanaan tugas berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara. Assubhan menyatakan nilai itu menjadi identitas dan karakter dasar bagi prajurit dalam kehidupan sosial serta menjaga kehormatan institusi.
Implementasi nilai tersebut diwujudkan dalam kesetiaan kepada Pancasila, kepatuhan pada hukum, dan sikap ramah serta membantu masyarakat sekitar. Ia menekankan agar prajurit tidak hanya menghafal tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai berikut:
- Sapta Marga (tujuh poin)
- Sumpah Prajurit (lima poin)
- Delapan Wajib TNI
Profesionalisme dan integritas
Assubhan menekankan bahwa integritas pribadi adalah fondasi moral. Namun, ia menambahkan bahwa integritas saja tidak cukup untuk menangani teknologi militer yang semakin modern. Keduanya harus berjalan seimbang agar tugas dijalankan secara profesional.
Prajurit profesional, kata dia, harus tetap tenang dan berpikir jernih di situasi kritis. Kepatuhan prosedur, ketahanan mental, dan solidaritas antarprajurit menjadi kunci menghadapi hambatan tugas dan ketidakpastian di lapangan.
Tantangan era digital
Era digital menghadirkan tantangan baru bagi moral prajurit, mulai dari penyalahgunaan media sosial hingga adiksi gadget. Oleh karena itu, prajurit diminta bijak bermedia sosial, menyebarkan narasi positif, dan menjaga etika digital demi menjaga wibawa institusi.
Pernyataan Panglima TNI
Panglima TNI Agus Subiyanto mengingatkan bahwa kesiapan menghadapi dinamika lingkungan strategis harus dimulai dari kekuatan internal. Ia menegaskan bahwa kehebatan TNI tidak hanya diukur dari alat, tetapi juga dari kehormatan, integritas, dan disiplin prajurit.
"Untuk menjaga bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur, TNI harus terlebih dahulu kuat dan bersih dari dalam. Kehebatan TNI tidak hanya diukur Alpalhankam yang dimiliki, tetapi dari kehormatan, integritas, dan disiplin setiap prajuritnya,"
Implikasi ke depan
Penguatan nilai kejuangan dipandang penting untuk menjaga profesionalisme sekaligus mencegah pelanggaran hukum di lingkungan TNI. Pelaksanaan pendidikan nilai-nilai dasar dan penguatan etika digital menjadi langkah-langkah yang perlu diperkuat agar institusi tetap terpercaya dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Komisi VII Pertimbangkan Perizinan Satu Pintu Kawasan Industri
Komisi VII DPR menimbang perizinan satu pintu untuk kawasan industri demi percepat izin dan atasi hambatan S...
Wamendagri: Pemerintah Siap Bahas RUU Pemilu Bersama DPR
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah siap memulai pembahasan RUU Pemilu bersama Komisi II DPR RI dan t...
Sugiono Resmi Menjabat Menko PMK, Gantikan Pratikno
Sugiono resmi mulai bertugas sebagai Menko PMK menggantikan Pratikno setelah serah terima jabatan di Kemenko...
MenImipas Cabut Pembebasan Bersyarat Indra Kenz: Remisi Dinyatakan Tak Sesuai
MenImipas mencabut pembebasan bersyarat Indra Kenz karena proses remisi dinyatakan tidak sesuai ketentuan se...
HUT ke-81 TNI: Fahira Idris Tegaskan TNI Kuat Bersama Rakyat
Fahira Idris beri penghormatan pada HUT ke-81 TNI (5 Okt 2026) dan menekankan pentingnya TNI bersama rakyat...
Mitra Karawangjaya Ungkap Hambatan Pengelolaan Kawasan Industri
PT Mitra Karawangjaya menyampaikan kendala SHGB, SIPA, akses tol, dan gangguan keamanan yang mengancam kepas...