Teleskop NASA Nancy Grace Roman Tiba di Florida, Siap Diluncurkan
NASA telah menerima kedatangan teleskop generasi terbaru, Nancy Grace Roman Space Telescope, di Kennedy Space Center, Florida, pada 21 Juni 2026.
Teleskop itu datang menjelang rangkaian persiapan akhir sebelum peluncuran musim panas ini. Langkah ini menandai fase akhir uji perangkat dan pengisian bahan bakar sebelum keberangkatan ke luar angkasa.
Kedatangan dan perjalanan menuju Florida
Sebelum tiba di Florida, Roman menjalani integrasi dan pengujian di Goddard Space Flight Center. Setelah selesai, perangkat dikemas dalam kontainer berlingkungan terkontrol dan dikirim ke pelabuhan Baltimore.
Dari Baltimore, teleskop diangkut menggunakan kapal tongkang Pegasus menyusuri pesisir Atlantik menuju Kennedy Space Center. Setibanya, unit dipindahkan ke fasilitas khusus untuk pembersihan dan persiapan lanjutan.
Persiapan final di fasilitas peluncuran
Teknisi akan menjalankan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan semua sistem berfungsi. Pemeriksaan mencakup uji panel surya, pemeriksaan sistem perlindungan termal, dan prosedur pengisian bahan bakar hidrazin.
- Uji dan kalibrasi panel surya
- Pemeriksaan sistem pelindung termal
- Pengisian bahan bakar hidrazin
- Uji akhir sebelum integrasi ke roket
Semua langkah tersebut bertujuan memastikan bahwa teleskop siap untuk tahan kondisi peluncuran dan operasi jangka panjang di luar angkasa.
Jadwal peluncuran dan tujuan misi
NASA menargetkan peluncuran paling cepat pada 30 Agustus 2026. Peluncuran direncanakan menggunakan roket SpaceX Falcon Heavy dari Landasan 39A.
Jadwal ini dipercepat sekitar delapan bulan dari rencana semula. Setelah lepas landas, Roman akan menuju titik Lagrange L2, posisi strategis untuk pengamatan astronomi jangka panjang.
Potensi ilmiah
Dari posisi L2, teleskop diharapkan mampu memetakan miliaran galaksi dan mendeteksi ratusan ribu eksoplanet. Misi ini juga akan membantu memahami percepatan ekspansi alam semesta dan mengamati objek jauh dalam spektrum inframerah.
Dengan kemampuan pengamatan yang lebih luas, Roman diharapkan menjadi alat penting bagi komunitas astronomi global dalam dekade mendatang.
Langkah selanjutnya adalah menyelesaikan semua pemeriksaan sebelum integrasi ke roket, sehingga peluncuran pada akhir Agustus dapat berlangsung sesuai target.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
LSBA Bekasi Buka Kampus di Transpark, Perkuat Vokasi Anak Difabel
LSBA membuka kampus di LSPR Transpark Bekasi (15 Agus 2026) untuk memperkuat pendidikan vokasional anak berk...
BRIN Kembangkan Deteksi Residu Pestisida Teh dengan Nanopartikel Perak
BRIN mengembangkan metode SERS berbasis nanopartikel perak yang mendeteksi deltamethrin pada teh hingga 0,01...
Pemuda Tangkap Isu Keberlanjutan Lewat Lensa: Living Knowledge Lab
15 pemuda dilatih literasi media, fotografi, dan keamanan digital dalam Living Knowledge Lab; karya mereka d...
BRIN Temukan Jejak Magmatisme Pacitan, Petunjuk Potensi Mineral
BRIN temukan tiga kelompok umur batuan vulkanik Pacitan; temuan ini jadi petunjuk penting untuk identifikasi...
UPER Perkuat Riset untuk Dukung Hilirisasi Energi
Universitas Pertamina memperkuat riset dan inovasi untuk mendukung 18 proyek hilirisasi energi senilai Rp618...
YARSI Perkuat Pendidikan Inklusif: Pelatihan & Teknologi
YARSI menggelar pelatihan tenaga kependidikan dan kembangkan e-learning serta fasilitas untuk meningkatkan a...