PDI Perjuangan Ponorogo Tebar 15.000 Benih Nila di Waduk Bendo
PONOROGO — DPC PDI Perjuangan Ponorogo menebar 15 ribu benih ikan nila di Waduk Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, pada Sabtu (27/6/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno dan bertujuan menjaga kelestarian lingkungan serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Kegiatan dan peserta
Penebaran benih dilakukan oleh jajaran pengurus DPC, PAC Kecamatan Sawoo, dan Ranting Desa Sawoo. Kegiatan berlangsung secara serentak di lokasi waduk buatan yang menjadi sumber perikanan lokal.
- Panitia pelaksana: DPC PDI Perjuangan Ponorogo
- Peserta: pengurus DPC, PAC, dan Ranting setempat
- Lokasi: Waduk Bendo, Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo
Tujuan penebaran
Menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Ponorogo, kegiatan termasuk bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang menekankan kepedulian terhadap alam dan kesejahteraan masyarakat. Penebaran benih dimaksudkan untuk meningkatkan stok ikan dan menjaga keseimbangan ekosistem waduk.
“Penebaran 15 ribu benih ikan nila ini bertujuan menjaga ekosistem lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,”
“Waduk Bendo merupakan waduk buatan, sehingga tentu membutuhkan peran bersama untuk menjaga kelestariannya. Ini adalah bentuk kepedulian PDI Perjuangan terhadap pelestarian ekosistem dengan meningkatkan stok ikan di waduk,”
Manfaat dan rekomendasi
Panitia berharap upaya penambahan populasi ikan tidak berhenti di Waduk Bendo. Mereka mendorong agar kegiatan serupa diperluas ke wilayah lain di Ponorogo untuk mendukung ketahanan pangan lokal.
“Kalau bisa kegiatan seperti ini digalakkan secara menyeluruh di banyak tempat. Di tengah situasi yang belum sepenuhnya baik, penebaran benih ikan dapat menjadi alternatif untuk memperkuat ketahanan pangan,”
Selain meningkatkan stok pangan, penambahan ikan di waduk juga membuka peluang ekonomi melalui kegiatan memancing dan pengelolaan hasil perikanan oleh warga setempat.
“Masyarakat nantinya juga bisa memanfaatkan hasilnya sebagai sumber pangan atau kegiatan memancing yang bernilai ekonomi,”
Implikasi jangka panjang
Kegiatan ini menunjukkan langkah konkret partai politik lokal dalam konservasi sumber daya air dan upaya ketahanan pangan. Keberlanjutan program akan bergantung pada partisipasi masyarakat dan pengelolaan waduk yang terkoordinasi.
Dengan penebaran benih sebagai awal, pihak penyelenggara berharap ekosistem perairan setempat pulih dan manfaat ekonomi bagi warga meningkat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Antrean Pelabuhan Ketapang
ASDP dan Pemkab Banyuwangi bersepakat percepat peningkatan dermaga, perluasan buffer zone, dan kapal bantuan...
AirNav Bantu Kampung Seling: Turbin PLTMH & Fasilitas Dasar
AirNav dan Pemkab Banyuwangi serahkan turbin PLTMH, musala, ruang kelas, dan sanitasi untuk Kampung Seling p...
DPC PDI Perjuangan Kediri Gelar Tahlil 7 Hari untuk Guruh
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari untuk Guruh Soekarnoputra, menekankan pentin...
Pemkab Jember Atur Jam Operasional untuk Redam Konflik Pasar Tanjung
Pemkab Jember dan DPRD setujui pengaturan jam operasional Pasar Tanjung sementara menunggu revitalisasi dan...
Warga Surabaya Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, DPRD Minta Pendataan
Warga Sukolilo mengeluh peringkat desil tak sesuai; DPRD minta RT/RW mendata warga untuk pendampingan pengaj...
Ratusan Warga Gelar Tahlil untuk Guruh Soekarnoputra di Bangkalan
Ratusan kader dan warga Bangkalan menggelar doa bersama dan tahlil Jumat malam untuk mengenang tujuh hari wa...