Politik

Pemkot Apresiasi Turnamen Catur Madiun, Dorong UMKM dan Pembinaan Atlet

Bagikan:
Suasana Open Turnamen Catur di Pujasera Stadion Wilis, Madiun, dengan peserta dan pelaku UMKM

Pemerintah Kota Madiun memberikan apresiasi terhadap Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun yang digelar pada Sabtu, 27 Juni 2026 di kawasan Pujasera Stadion Wilis. Kegiatan ini dinilai mampu membina atlet muda sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pelibatan pelaku UMKM.

Peserta dan pelaksanaan

Turnamen yang digelar dalam rangka Bulan Bung Karno itu diikuti 209 pecatur dari 18 kabupaten/kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pertandingan berlangsung di ruang terbuka, memanfaatkan fasilitas pujasera di sekitar stadion untuk memberi ruang kompetisi dan interaksi publik.

Dampak ekonomi dan pembinaan atlet

Penyelenggaraan turnamen di area pujasera membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk berjualan dan mendapatkan pengunjung. Pemerintah Kota menilai format ini memperkuat ekosistem ekonomi lokal.

"Kegiatan ini turut menggerakkan ekonomi kerakyatan. Konsep penyelenggaraannya di ruang terbuka dan memanfaatkan kawasan pujasera, sehingga memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM,"

Selain aspek ekonomi, turnamen juga menjadi wadah pengembangan kemampuan pecatur usia dini. Kompetisi memberi pengalaman bertanding dan jam terbang yang penting bagi proses pembinaan jangka panjang.

"Turnamen ini menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengembangkan bakatnya. Mereka memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus menambah jam terbang dalam bertanding,"

Perkembangan catur dan rencana ke depan

Pemkot Madiun melihat perkembangan olahraga catur di kota ini menunjukkan tren positif. Oleh karena itu, dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan dianggap perlu untuk melahirkan atlet berprestasi.

"Olahraga catur terus berkembang. Kegiatan seperti ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa nama baik Kota Madiun di berbagai ajang,"

Lebih jauh, Pemerintah Kota bersama Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) mulai mempersiapkan turnamen berskala lebih besar pada 2027 dengan target memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Pemerintah menyatakan upaya persiapan akan dilakukan secara matang agar target tersebut dapat tercapai.

"Terkait rencana pemecahan rekor MURI, insya Allah tahun depan kami akan berupaya mewujudkannya. Kami telah berdiskusi dengan Percasi agar seluruh persiapan dapat dilakukan secara matang sehingga target tersebut bisa tercapai,"

Agenda olahraga lain

Selain catur, Pemkot Madiun juga menyiapkan sejumlah agenda olahraga untuk memeriahkan Hari Jadi Kota. Agenda itu diharapkan meningkatkan prestasi sekaligus mendongkrak aktivitas ekonomi lokal.

  • Tenis
  • Mixed martial arts (MMA)
  • Tinju
  • Sejumlah cabang olahraga lainnya

Pemerintah Kota Madiun berharap rangkaian kegiatan olahraga ini tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat melalui meningkatnya kunjungan dan aktivitas di pusat-pusat kegiatan kota.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait