Taruna Merah Putih Dukuh Pakis Gelar Diskusi 'Warisi Apinya'
SURABAYA — Taruna Merah Putih (TMP) PAC Dukuh Pakis menggelar diskusi publik bertajuk "Warisi Apinya Bukan Abunya" pada Selasa, 30 Juni 2026, di Taman Eden (Warkop MAK). Acara itu menghadirkan juru bicara DPP PDI Perjuangan Aryo Seno Bagaskoro sebagai narasumber utama, bersama pengurus PAC dan puluhan milenial serta Gen Z.
Tujuan acara dan fokus pembahasan
Panitia menyatakan tujuan utama diskusi adalah membangkitkan minat politik pemuda dan memperkenalkan pemikiran kritis Bung Karno. Ketua PAC TMP Dukuh Pakis, Aline Budiono, mengatakan kegiatan ini lebih dari sekadar mengenang tokoh sejarah.
"Tujuannya memang supaya generasi muda itu tidak apatis terhadap isu-isu bangsa yang sekarang lagi trending,"
Aline menambahkan banyak kaum muda hanya mengenal Bung Karno sebagai presiden pertama tanpa memahami visi dan nilai perjuangannya. Menurut dia, nilai-nilai itu seharusnya menjadi pemicu semangat untuk bergerak dan kritis terhadap kondisi bangsa.
Isi acara dan peran narasumber
Diskusi berjalan interaktif dengan sesi tanya jawab yang menyorot gagasan nasionalisme, kedaulatan, dan peran generasi muda dalam demokrasi. Hadirnya Aryo Seno Bagaskoro dimaksudkan untuk memantik semangat serta memberikan konteks politik terkini sesuai pemikiran Bung Karno.
Organisasi menegaskan fokus kegiatan pada pendidikan politik berbasis nilai, bukan kampanye partisan. Upaya itu disampaikan guna mendorong peserta memahami akar pemikiran proklamator dan menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.
Respon peserta
Salah satu peserta, Ni Putu Keyza, mahasiswa baru Universitas Bhayangkara berusia 18 tahun, mengaku terkesan. Ia menilai wejangan nasionalisme yang disampaikan relevan untuk memperkuat rasa cinta tanah air di kalangan Gen Z.
"Sebagai Gen Z, kita tidak boleh melupakan tanah air kita dan lebih baik memilih berpendidikan di negara sendiri,"
Keyza juga memuji penyampaian narasumber yang dinilai memotivasi dan mudah dicerna oleh peserta muda.
Rencana lanjutan dan harapan
PAC TMP Dukuh Pakis menyatakan acara ini baru langkah awal. Mereka berencana menggelar kegiatan serupa secara masif untuk menjaga semangat perjuangan Bung Karno tetap hidup di kalangan generasi muda.
Ketua PAC menegaskan harapannya agar kegiatan berkelanjutan dapat melahirkan generasi yang lebih kritis dan melek terhadap isu-isu kebangsaan.
Dengan pendekatan diskusi dan edukasi, penyelenggara berharap semangat nasionalisme dan pemikiran kritis Bung Karno akan terus dipelihara oleh Gen Z selaras perubahan zaman.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
ASDP dan Pemkab Banyuwangi Bahas Solusi Antrean Pelabuhan Ketapang
ASDP dan Pemkab Banyuwangi bersepakat percepat peningkatan dermaga, perluasan buffer zone, dan kapal bantuan...
AirNav Bantu Kampung Seling: Turbin PLTMH & Fasilitas Dasar
AirNav dan Pemkab Banyuwangi serahkan turbin PLTMH, musala, ruang kelas, dan sanitasi untuk Kampung Seling p...
DPC PDI Perjuangan Kediri Gelar Tahlil 7 Hari untuk Guruh
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari untuk Guruh Soekarnoputra, menekankan pentin...
Pemkab Jember Atur Jam Operasional untuk Redam Konflik Pasar Tanjung
Pemkab Jember dan DPRD setujui pengaturan jam operasional Pasar Tanjung sementara menunggu revitalisasi dan...
Warga Surabaya Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, DPRD Minta Pendataan
Warga Sukolilo mengeluh peringkat desil tak sesuai; DPRD minta RT/RW mendata warga untuk pendampingan pengaj...
Ratusan Warga Gelar Tahlil untuk Guruh Soekarnoputra di Bangkalan
Ratusan kader dan warga Bangkalan menggelar doa bersama dan tahlil Jumat malam untuk mengenang tujuh hari wa...