Pemko Tanjungbalai Perkuat Sinergi Turunkan Kemiskinan 2026
TANJUNGBALAI — Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Bapperida menggelar Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2026 pada Kamis (29/10) di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota. Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina membuka rapat untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan menurunkan angka kemiskinan serta mencegah kemiskinan ekstrem.
Rakor, peserta, dan tujuan
Rapat dihadiri seluruh OPD Pemko, para asisten, staf ahli, camat, serta lembaga nonpemerintah dan swasta. Hadir pula perwakilan BPS, Bulog Divre Asahan, Baznas, BPJS Kesehatan, Kemenag, perbankan, PLN, BUMD, MUI, forum anak, dan lembaga lainnya. Tujuan utama rakor adalah menyinergikan program antar-institusi agar intervensi tepat sasaran.
Pernyataan pimpinan
Wakil Wali Kota yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan bukan tugas satu perangkat daerah saja. Ia meminta data yang selalu diperbarui dan program yang menghasilkan kemandirian ekonomi keluarga.
Kemiskinan itu berlapis. Oleh karena itu, kita tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri.
Saya harap program-program yang dilaksanakan tidak hanya membantu masyarakat keluar dari kemiskinan, tetapi juga mampu membuat mereka mandiri dalam menopang perekonomian keluarga. Saya minta kolaborasi antar sektor benar-benar berjalan dengan baik sehingga bukan hanya penanggulangan, tetapi juga pengentasan kemiskinan dapat kita wujudkan.
Data dan indikator utama
Berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan Kota Tanjungbalai tercatat 10,67% atau sekitar 20.020 jiwa, turun dari 11,97% pada tahun sebelumnya. Posisi ini menempatkan Tanjungbalai di peringkat ketujuh tertinggi di Sumatera Utara. Kemiskinan ekstrem tercatat sebesar 0,49% atau sekitar 1.000 orang.
| Indikator | Angka |
|---|---|
| Tingkat kemiskinan | 10,67% (20.020 jiwa) |
| Kemiskinan ekstrem | 0,49% (~1.000 jiwa) |
| Prevalensi stunting | 4,5% |
| Tingkat Pengangguran Terbuka (2025) | 3,80% |
Fokus intervensi dan langkah kerja
Rakor membahas sembilan dimensi intervensi untuk menurunkan kemiskinan. Intervensi direncanakan berbasis data dan difokuskan untuk memperkuat jaring pengaman sosial serta mendorong peningkatan pendapatan keluarga.
- Infrastruktur
- Kesehatan
- Pendidikan
- Ketenagakerjaan
- Konsumsi
- Ekonomi
- Sosial
- Kewilayahan
- Perlindungan sosial dan pemberdayaan
Wakil Wali Kota meminta harmonisasi program antar OPD. Contohnya, program ketahanan pangan disinergikan antara Dinas Perikanan, Pertanian, dan Pangan. Program bedah rumah dikaitkan dengan indikator penurunan kemiskinan. Bidang pendidikan diharapkan bersinergi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Perpustakaan.
Narasumber dan penutup
Rakor menghadirkan narasumber dari Bapperida Provinsi, tenaga ahli, Kepala BPS Tanjungbalai, dan Kepala Dinas Sosial. Diskusi dipandu moderator dengan pendampingan Kepala Bapperida Kota.
Pemko optimistis bahwa perencanaan berbasis data dan sinergi lintas sektor akan membuat penanggulangan kemiskinan lebih efektif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Tanjungbalai.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wali Kota Lantik 41 ASN, Bengis Manik Jadi Camat Penanggalan
Wali Kota Subulussalam melantik 41 ASN, termasuk Bengis Manik sebagai Camat Penanggalan, berdasarkan SK peng...
Subulussalam Lantik 41 ASN, Bengis Manik Jadi Camat Penanggalan
Wali Kota Subulussalam melantik 41 ASN, termasuk Bengis Manik sebagai Camat Penanggalan, berdasarkan dua SK...
Bupati Asahan Lepas Giony ke Indonesia Open 2026
Bupati Asahan melepas Giony Ruben Dwinov Siahaan (18) untuk wakili Sumut pada Indonesia Open 2026 di Jakarta...
Labura Capai 83% Realisasi Pendapatan hingga Oktober 2026
Labuhanbatu Utara realisasi pendapatan mencapai Rp748,50 miliar (83,26%) hingga pertengahan Oktober 2026; PA...
Polda Sumut Tangkap Host Live TikTok Penyebar Konten Pornografi
Polda Sumut menangkap SR setelah menelusuri akun TikTok yang menayangkan siaran live pornografi; korban adal...
Penguatan Pokja Bunda PAUD Gayo Lues Perkuat Layanan PAUD
Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh buka penguatan Pokja Bunda PAUD Gayo Lues untuk perkuat koordinasi dan layanan P...