Lokal

Labura Capai 83% Realisasi Pendapatan hingga Oktober 2026

Bagikan:
Kantor Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara di Aek Kanopan

AEK KANOPAN — Realisasi pendapatan daerah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) hingga pertengahan Oktober 2026 mencapai Rp748,50 miliar atau sekitar 83,26 persen dari target APBD 2026 sebesar Rp899,01 miliar. Capaian ini menjadi tolok ukur penerimaan daerah dan mendorong upaya peningkatan PAD untuk memperkuat kemandirian fiskal.

Realisasi dan penyesuaian target PAD

Berdasarkan data anggaran, target Pendapatan Asli Daerah mengalami penyesuaian dari Rp81,065 miliar pada APBD Murni 2026 menjadi Rp82,765 miliar dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2026. Perencanaan pendapatan daerah dari sektor PAD secara keseluruhan disebut mencapai Rp92.193.775.000.

Hingga pertengahan Oktober 2026, realisasi PAD tercatat Rp59,35 miliar atau 73,21 persen dari target yang ditetapkan. Tingkat realisasi ini menjadi dasar evaluasi untuk menentukan langkah optimalisasi ke depan.

Koordinasi Bapenda dan Pansus PAD

Peningkatan penerimaan daerah mendapat perhatian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Panitia Khusus (Pansus) PAD DPRD Kabupaten Labura. Bapenda melakukan pemantauan, evaluasi, dan penelusuran potensi sumber pendapatan baru, sementara Pansus menjalankan fungsi pengawasan di lapangan.

Koordinasi antara eksekutif dan legislatif diarahkan agar perencanaan anggaran diikuti langkah konkret untuk merealisasikan target penerimaan. Upaya ini juga menjadi evaluasi untuk mengoptimalkan potensi PAD demi mendanai pembangunan dan layanan publik di Labura.

Respons Pansus dan harapan ke depan

Ketua Pansus PAD DPRD Labura, Ahmad Fauzi Syahputra, menyampaikan apresiasi atas dukungan pimpinan DPRD dan kerja keras anggota Pansus dalam mengawal peningkatan pendapatan daerah.

Terima kasih kepada pimpinan DPRD Labura yang terus siap berkoordinasi dan ikut serta memberikan masukan selama berjalannya Pansus PAD. Terima kasih juga kepada jajaran Pansus PAD selalu siap berjibaku kapan pun dibutuhkan.

Ahmad Fauzi berharap pengawalan terhadap peningkatan PAD terus berlanjut sehingga berbagai rencana yang telah disusun dapat terealisasi pada 2027.

Semoga tetap terus dikawal. Harapannya, pada 2027 apa yang direncanakan dapat terealisasi. Semoga rahmat Ilahi melimpahi perjuangan kita.

Langkah keberlanjutan

Optimalisasi potensi pendapatan, evaluasi berkala, dan sinergi eksekutif-legislatif menjadi kunci untuk mendorong peningkatan realisasi di masa mendatang. Pengawalan sektor PAD tidak hanya berhenti pada penetapan target, melainkan harus disertai tindakan riil agar pendapatan daerah dapat mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelayanan publik di Kabupaten Labura.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait