Banda Aceh Tambah 18 Armada Sampah untuk Pasukan Orange
BANDA ACEH — Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan 18 unit armada sampah—terdiri dari 9 pick up L300 dan 9 truk sampah—kepada pasukan orange Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) di Taman Putroe Phang, Selasa (27/10).
Penyerahan armada dan tujuan
Penyerahan dilakukan untuk memperkuat kapasitas pengangkutan dan pembersihan sampah di seluruh wilayah kota. Pemerintah kota berharap tambahan armada ini meningkatkan produktivitas petugas dan mempercepat jadwal pembersihan harian.
"Mudah-mudahan para pekerja kita semakin bersemangat kemudian juga pengangkutan sampah di kota, pembersihan sampah-sampah yang ada menjadi lebih baik dan lebih tepat waktu," ujar Illiza.
Target kebersihan pagi hari
Wali Kota menargetkan kegiatan pembersihan di setiap sudut kota selesai pada pagi hari. Ia menegaskan harapan agar pada pukul 08.00 WIB kota sudah bersih dari sampah.
"Harapan kami jam 8 pagi itu kota kita sudah bersih dari sampah jadi memang kami juga berharap kepada masyarakat karena memang kita sedang berjuang agar bagaimana sampah itu bisa berkurang dari sumbernya baik dikelola oleh gampong maupun dari rumah-rumah masing-masing," ujar Illiza.
Dukungan untuk pengelolaan sampah berbasis gampong
Selain armada besar, Pemko Banda Aceh juga akan menyalurkan becak sampah untuk gampong-gampong yang menunjukkan kesadaran dalam pengelolaan sampah dari sumber. Skema ini dimaksudkan untuk membentuk zona percontohan pengelolaan sampah tingkat lokal.
"Kedepan kita akan menyerahkan juga becak untuk gampong-gampong yang sudah kita pilih sekitar 6 gampong, dan juga fasilitas untuk kita armada becak yang kita siapkan juga untuk DLHK," jelas Illiza.
Ia menambahkan bahwa gampong yang sudah menunjukkan praktik baik akan difasilitasi lebih dulu sebagai contoh bagi wilayah lain. Gampong lain akan terus didorong untuk mengikuti pola tersebut.
Dampak dan langkah berikutnya
Penambahan armada ini merupakan bagian dari komitmen Pemko Banda Aceh untuk mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan nyaman. Langkah lanjutan mencakup distribusi becak sampah, peningkatan pengelolaan di tingkat gampong, serta pengawasan pelaksanaan rutinitas pembersihan pagi.
Pelaksanaan program akan dipantau DLHK3 bersama aparat gampong agar target kebersihan pagi hari dapat terwujud secara konsisten.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wali Kota Lantik 41 ASN, Bengis Manik Jadi Camat Penanggalan
Wali Kota Subulussalam melantik 41 ASN, termasuk Bengis Manik sebagai Camat Penanggalan, berdasarkan SK peng...
Subulussalam Lantik 41 ASN, Bengis Manik Jadi Camat Penanggalan
Wali Kota Subulussalam melantik 41 ASN, termasuk Bengis Manik sebagai Camat Penanggalan, berdasarkan dua SK...
Bupati Asahan Lepas Giony ke Indonesia Open 2026
Bupati Asahan melepas Giony Ruben Dwinov Siahaan (18) untuk wakili Sumut pada Indonesia Open 2026 di Jakarta...
Labura Capai 83% Realisasi Pendapatan hingga Oktober 2026
Labuhanbatu Utara realisasi pendapatan mencapai Rp748,50 miliar (83,26%) hingga pertengahan Oktober 2026; PA...
Polda Sumut Tangkap Host Live TikTok Penyebar Konten Pornografi
Polda Sumut menangkap SR setelah menelusuri akun TikTok yang menayangkan siaran live pornografi; korban adal...
Penguatan Pokja Bunda PAUD Gayo Lues Perkuat Layanan PAUD
Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh buka penguatan Pokja Bunda PAUD Gayo Lues untuk perkuat koordinasi dan layanan P...