Polres Sergai Tangkap Dua Pelaku Pencurian Meteran Air
Sei Rampah — Tim URC Satreskrim Polres Serdang Bedagai menangkap dua pemuda diduga terlibat pencurian meteran air milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Serdang Bedagai. Penangkapan berlangsung Rabu 2 September sekitar pukul 02.00 WIB di sebuah rumah di Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban.
Penangkapan dan identitas tersangka
Kedua tersangka adalah MS alias Mamat (20) dan R alias Belok (21), keduanya warga Desa Sei Rampah. Operasi dipimpin Kanit I Pidum Satreskrim Ipda Hendri Ika Panduwinata bersama Tim URC.
Laporan polisi dan estimasi kerugian
Pengungkapan bermula dari dua laporan polisi yang mencatat hilangnya meteran air pada jaringan Dinas PUTR. Laporan pertama tanggal 13 Juli 2026 mencatat hilangnya 20 unit water meter di Desa Pasar Baru, Kecamatan Teluk Mengkudu. Kerugian dalam laporan ini diperkirakan mencapai Rp8 juta.
Laporan kedua tercatat pada 5 Agustus 2026 terkait hilangnya meteran air yang terdeteksi sejak 20 Juli 2026. Hasil pengecekan menunjukkan banyak warga melaporkan kehilangan. Total kerugian pada laporan kedua diperkirakan Rp40,8 juta, sehingga keseluruhan kerugian mencapai Rp48,8 juta.
| Desa | Kecamatan | Jumlah meteran hilang |
|---|---|---|
| Gempolan | Sei Bamban | 22 |
| Sei Rampah | Sei Rampah | 45 |
| Sei Rejo | Sei Bamban | 35 |
Pengakuan pelaku dan pengembangan penyidikan
Kasat Reskrim Polres Sergai Iptu Toman Febriandi Sibuea menyatakan bahwa dari pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya dan menyebut ada rekan lain yang terlibat.
Dari hasil interogasi, para pelaku mengakui perbuatannya melakukan pencurian meteran air tersebut bersama rekan lainnya berinisial J dan P
Polisi sedang melakukan pengembangan untuk menemukan J dan P. Dari keterangan tersangka juga terungkap bahwa sebagian meteran yang dicuri dijual kepada seorang penadah barang bekas berinisial C dan sebagian lagi kepada J.
Barang bukti dan proses hukum
Saat penangkapan, tim mengamankan satu unit becak bermotor warna hitam tanpa nomor polisi yang diduga dipakai pelaku saat menjalankan aksi. Kedua tersangka kini diamankan di Satreskrim Polres Sergai untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Polisi melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan pelaku, menelusuri barang hasil curian, dan mencari keberadaan pihak yang diduga menjadi penadah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemda Diminta Sediakan Lahan agar Huntap Aceh Rampung 2027
Wagub Aceh minta pemda siapkan lahan dan perbarui data agar pembangunan huntap bagi korban bencana rampung s...
Baitul Mal Aceh Kumpulkan 45 Kantong Darah, Lampaui Target
Amil Baitul Mal Aceh kumpulkan 45 kantong darah pada donor tahap IV, melebihi target 20 kantong.
Khofifah Lantik PW IKA UNAIR Aceh 2025–2030, Dorong Akses Pendidikan
Khofifah melantik PW IKA UNAIR Aceh 2025–2030 di Banda Aceh; menekankan akses pendidikan, keadilan pembangun...
Wagub Aceh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Tekankan Sinergi
Wagub Aceh hadiri sertijab Pangdam Iskandar Muda (19/10); penyerahan cinderamata dan harapan penguatan siner...
Sabang Mulai Bangun 30 Rumah untuk Fakir dan Salurkan Zakat Langsung
Sabang memulai pembangunan 30 rumah tipe 36+ dan menyalurkan zakat langsung kepada mustahik yang terkendala...
Pemerintah Aceh Dukung Peran Mahasiswa di Rakernas XX BEM SI 2026
Pj Sekda mewakili Gubernur pada pembukaan Rakernas XX BEM SI di Banda Aceh; Pemprov menyatakan terbuka mener...