Wali Kota Minta TPID Medan Bergerak Dini Antisipasi Inflasi
Medan — Wali Kota Medan Rico Waas meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan bergerak lebih dini untuk mengendalikan inflasi dan deflasi. Permintaan itu disampaikan lewat sambutan tertulis yang dibacakan Pj Sekda Erfin Fahrurrazi saat membuka capacity building anggota TPID pada Kamis, 3 September, di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan. Rico menekankan kebijakan harus berbasis data, antisipatif, dan didukung sinergi antar-pemangku kepentingan.
TPID diminta bergerak sebelum masalah muncul
Rico Waas mengatakan masalah harga langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Karena itu, anggota TPID diminta memahami dinamika inflasi dan deflasi, penyebab, serta dampaknya. Ia menegaskan pengendalian tidak boleh menunggu keluhan publik ketika harga sudah naik.
"Jangan sampai kita baru bergerak ketika harga sudah naik dan masyarakat sudah mengeluh,"
Prioritas: data, pasokan, distribusi, komunikasi
Wali Kota meminta TPID memperkuat empat lini pengendalian: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Ia menekankan pentingnya mengantisipasi potensi kekurangan pasokan dan segera mengidentifikasi penyebab gangguan distribusi agar respons cepat dapat dilakukan.
"Jangan kita bekerja sendiri-sendiri karena data harus tersambung, informasi harus cepat, dan ketika ada persoalan di lapangan kita harus tahu siapa yang bisa langsung bergerak,"
Data BPS sebagai dasar kebijakan
Rico berharap data dari BPS Kota Medan menjadi rujukan analisis dalam merumuskan kebijakan strategis. Hasil analisis itu kemudian harus dituangkan ke dalam program daerah yang konkret untuk mengendalikan harga dan menjaga daya beli masyarakat.
Materi dan peserta capacity building
Kegiatan ini diorganisir untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas anggota TPID tentang dinamika inflasi, faktor penyebab, serta strategi pengendalian di lapangan. Kabag Perekonomian Setda Medan Reza Hanafi menyatakan tujuan kegiatan adalah menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Materi yang disampaikan meliputi:
- Kepala BPS Kota Medan Hafsyah Aprillia: "Menjaga Stabilitas, Menguatkan Ekonomi: Analisis Inflasi dan Kondisi Perekonomian Kota Medan"
- Dr Ade Gunawan SE MS: "Strategi Penguatan Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Pengendalian Inflasi dan Antisipasi Deflasi, Studi Kasus: Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara"
- Tutut Tiana: materi tentang capacity building TPID
Peserta yang hadir antara lain perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, BPS Kota Medan, akademisi, pimpinan perangkat daerah, serta unsur dunia usaha.
Tindak lanjut dan harapan
Rico Waas berharap kegiatan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan. Ia meminta komitmen dan tindakan nyata dari anggota TPID untuk peka terhadap pergerakan harga dan cepat mengantisipasi risiko. Tujuannya adalah menjaga daya beli, ketenangan, dan kesejahteraan masyarakat sesuai semangat Medan Untuk Semua.
"Pada akhirnya, yang kita jaga bukan sekadar angka inflasi, tetapi daya beli, ketenangan, dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan semangat Medan Untuk Semua dan Semua Untuk Medan,"
Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk sinergi dengan pemerintah daerah lain, Bank Indonesia, Perum Bulog, pelaku usaha, Kadin, dan dunia akademik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemda Diminta Sediakan Lahan agar Huntap Aceh Rampung 2027
Wagub Aceh minta pemda siapkan lahan dan perbarui data agar pembangunan huntap bagi korban bencana rampung s...
Baitul Mal Aceh Kumpulkan 45 Kantong Darah, Lampaui Target
Amil Baitul Mal Aceh kumpulkan 45 kantong darah pada donor tahap IV, melebihi target 20 kantong.
Khofifah Lantik PW IKA UNAIR Aceh 2025–2030, Dorong Akses Pendidikan
Khofifah melantik PW IKA UNAIR Aceh 2025–2030 di Banda Aceh; menekankan akses pendidikan, keadilan pembangun...
Wagub Aceh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Tekankan Sinergi
Wagub Aceh hadiri sertijab Pangdam Iskandar Muda (19/10); penyerahan cinderamata dan harapan penguatan siner...
Sabang Mulai Bangun 30 Rumah untuk Fakir dan Salurkan Zakat Langsung
Sabang memulai pembangunan 30 rumah tipe 36+ dan menyalurkan zakat langsung kepada mustahik yang terkendala...
Pemerintah Aceh Dukung Peran Mahasiswa di Rakernas XX BEM SI 2026
Pj Sekda mewakili Gubernur pada pembukaan Rakernas XX BEM SI di Banda Aceh; Pemprov menyatakan terbuka mener...