Lokal

Hj Sri Rezeki Amd Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Medan

Bagikan:
Hj Sri Rezeki Amd resmi dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Medan

MEDAN — Hj Sri Rezeki Amd resmi menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Medan sisa periode 2024-2029, menggantikan H Rajudin Sagala. Ia dilantik setelah terpilih sebagai wakil dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di daerah pemilihan IV. Perolehan suara sebanyak 8.168 menempatkannya pada posisi kedua dapil yang meliputi Kecamatan Medan Amplas, Medan Kota, Medan Area, dan Medan Denai.

Latar pendidikan dan perjalanan politik

Sri Rezeki merupakan alumnus Diploma III Universitas Sumatera Utara. Ia tercatat pernah mengikuti pemilihan umum pada dua kesempatan sebelumnya namun belum berhasil. Pada Pemilu 2024, situasi berubah dan ia akhirnya memperoleh kursi legislatif untuk periode ini.

Jejak organisasi dan pengalaman profesional

Di luar parlemen, Sri Rezeki aktif di berbagai organisasi sosial dan keagamaan. Informasi dari berbagai pihak mencatat peran-perannya sebagai berikut:

  • Sekretaris Remaja Masjid Mu’alimin (1992–1994)
  • Ketua Yayasan Nurul Islam (2005–2015)
  • Ketua Bidang KPPI (2017–2023)
  • Sekretaris Majelis Qur’an Sudirman (2022–sekarang)
  • Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS Kota Medan dan Bendahara DPD PKS Kota Medan
  • Ketua Deputi Ketokohan Jaringan Kelembagaan BIPEKA DPW PKS Sumatera Utara

Selain peran organisasi, ia juga pernah bekerja sebagai guru privat (1995–2000) dan menjalankan usaha rumahan, Rumah Sandang Ababil (1998–2021).

Peran di parlemen dan prioritas program

Memasuki sisa masa jabatan, Hj Sri Rezeki menyatakan komitmen untuk menjadi suara perempuan di DPRD Medan. Dia menegaskan akan mendorong program pemberdayaan ekonomi keluarga dan penguatan UMKM rumahan agar berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Posisinya sebagai Wakil Ketua memberi ruang untuk mengangkat isu-isu perempuan menjadi prioritas pembahasan kebijakan di tingkat kota. Dengan latar pengalaman organisasi dan usaha, ia diharapkan mampu menjembatani aspirasi kelompok perempuan dan pelaku UMKM.

Implikasi dan prospek

Pelantikan Hj Sri Rezeki menambah representasi perempuan dalam pimpinan legislatif kota. Ke depan, keberlanjutan program pemberdayaan dan prioritas kesejahteraan keluarga akan menjadi ukuran kinerja jabatan yang diembannya.

Dengan modal pengalaman organisasi dan dukungan suara dari Dapil IV, Sri Rezeki memiliki peluang untuk mewujudkan kebijakan yang pro-perempuan dan pro-UMKM selama sisa periode 2024–2029.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait