Kapolri Temui PUI di Kemah Nasional, Dorong Sinergi untuk Bangsa
Medan — Ketua DPW Persatuan Ummat Islam (PUI) Sumatera Utara, Dr. Sakhira Zandi M.Si, bertemu Kapolri Listyo Sigit Prabowo pada kegiatan Kemah Nasional Pramuka PUI di Sela Bintara, Sukabumi, Kamis (3/9). Pertemuan itu membahas peran PUI dalam pembangunan bangsa dan peluang kolaborasi dengan Kepolisian untuk menangani persoalan sosial.
Pertemuan dan pesan Kapolri
Pada pertemuan singkat tersebut Kapolri meminta seluruh warga PUI di Indonesia mengambil bagian aktif dalam proses pembangunan nasional. Ia menekankan sejarah panjang PUI sebagai organisasi yang hadir sebelum kemerdekaan dan perannya dalam perjalanan bangsa.
Kapolri juga mengingatkan kiprah para pendiri PUI, termasuk KH Abdul Halim dan KH Ahmad Sanusi, yang tercatat sebagai anggota BPUPKI dan telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Pesan itu memperkuat nilai historis hubungan antara negara dan ormas.
Komitmen pimpinan PUI
Ketua Umum DPP PUI H. Raizal Arifin dan Ketua Majelis Syura KH. Nurhasan Zaidi turut memaparkan sejarah organisasi serta komitmen PUI untuk terus berkontribusi pada pembangunan nasional. Mereka mengajak anggota, terutama generasi muda, untuk meneladani nilai-nilai positif.
H. Raizal menyoroti pentingnya kedisiplinan yang menjadi teladan institusi Kepolisian dan perlu ditanamkan kepada anggota Pramuka PUI sebagai bekal karakter dan tanggung jawab sosial.
Apresiasi dan harapan dari PUI Sumut
Dr. Sakhira Zandi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolri dalam berbagai kegiatan PUI. Ia menilai kehadiran tersebut mencerminkan perhatian Kepolisian terhadap perkembangan organisasi kemasyarakatan seperti PUI.
Sudah lima kali Kapolri menghadiri acara-acara PUI. Ini menunjukkan adanya perhatian Kepolisian terhadap perkembangan ormas PUI
Sakhira berharap hubungan harmonis antara Kepolisian dan PUI tidak hanya terbangun di pusat, tetapi juga terlaksana hingga daerah, khususnya di Sumatera Utara. Ia menilai kolaborasi tersebut bisa menjadi modal penting untuk program bersama.
Prioritas program kolaborasi
PUI dan Kepolisian melihat beberapa isu sosial sebagai prioritas kerjasama. Mereka mencatat bahwa penanganan masalah sosial membutuhkan peran banyak pihak, termasuk ormas dan aparat keamanan.
- Kenakalan remaja
- Penyalahgunaan narkoba
- Kriminalitas dan bentuk patologi sosial lainnya
Sinergi diharapkan menciptakan lingkungan aman, tertib, dan berketahanan sosial melalui program pencegahan dan pendidikan kepada generasi muda.
Prospek ke depan
Pertemuan di Kemah Nasional Pramuka PUI menjadi momentum memperkuat komitmen bersama untuk membangun generasi muda dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. PUI Sumatera Utara berharap sinergi itu dapat diwujudkan dalam program konkret di tingkat daerah.
Dengan hubungan yang baik, kedua pihak berpeluang menjalankan program pencegahan sosial yang lebih terkoordinasi dan berdampak di masyarakat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bea Cukai Sita 2.048 Bungkus Rokok Ilegal di Aceh Selatan
Bea Cukai Meulaboh dan Satpol PP-WH menyita 2.048 bungkus rokok ilegal di Aceh Selatan pada 3 September sete...
Plt Sekda Minta SKPA Percepat Perubahan RKPA Aceh 2026
Plt Sekda Taufik minta SKPA percepat dan verifikasi data untuk perubahan RKPA Aceh 2026 agar anggaran tersel...
Guru MAN 3 Medan Lolos Final PIDI 2026 dengan 'Kisah Kita'
Dua guru MAN 3 Medan lolos final PIDI 2026 di Jakarta lewat inovasi EdTech "Kisah Kita" yang memadukan kartu...
Rapim Kadin Padangsidimpuan 2026: Dorong Sinergi untuk Perkuat UMKM
Rapim Kadin Padangsidimpuan (3/9/2026) menegaskan sinergi Kadin dan pemerintah untuk memperkuat UMKM dan men...
Sumut Perketat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi 2026
Pemprov Sumut keluarkan instruksi kesiapsiagaan 2026 setelah data BPBD mencatat lonjakan cuaca ekstrem dan k...
Satpam Ditangkap Jual Ganja 3 Ons di Medan
Satpam IR (43) ditangkap di Medan, disita 3 ons ganja; polisi memburu pemasok berinisial D dan menahan tersa...