Politik

Soekarno Cup 2 Gresik: Turnamen Catur Junior Peringati Bulan Bung Karno

Bagikan:
Peserta catur junior bertanding di GOR WEP 1 Gresik pada Soekarno Cup 2

Gresik — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik menggelar Soekarno Cup 2 Gresik Junior Chess Fighter pada Selasa, 30 Juni 2026. Ajang berlangsung di GOR WEP 1, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik, bekerja sama dengan Percasi Kabupaten Gresik untuk memperingati Bulan Bung Karno sekaligus menjaring bibit atlet catur muda.

Turnamen dan peserta

Turnamen diikuti ratusan pecatur muda dari berbagai jenjang pendidikan. Penyelenggara membuka empat kategori usia untuk memastikan kompetisi berjalan setara dan adil.

  • SD Bawah
  • SD Atas
  • SMP
  • SMA

Pendaftaran tidak dipungut biaya dengan kuota terbatas 200 peserta. Pertandingan memakai sistem Swiss Manager dengan waktu berpikir 15+3 per pemain.

Tujuan dan pembinaan

Penyelenggaraan ini difokuskan tidak hanya untuk kompetisi, tetapi juga sebagai wadah mencari dan membina talenta catur lokal. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Gresik, Toriqi Fajerin, menegaskan komitmen partai terhadap pengembangan olahraga.

"Prioritas kami menjaring sebanyak mungkin atlet catur muda. Harapannya, mereka bisa berkembang dan mengharumkan nama Gresik di tingkat provinsi hingga nasional," ujar Toriqi.

Menurut Toriqi, nilai-nilai yang diajarkan catur seperti strategi, disiplin, sportivitas, dan ketangguhan sejalan dengan semangat perjuangan Bung Karno dalam melahirkan generasi muda berkarakter.

Sistem pertandingan dan hadiah

Panitia menerapkan sistem pertandingan yang standar untuk turnamen junior. Selain slot terbatas, setiap pertandingan diawasi untuk menjaga fair play dan pencatatan hasil kompetisi.

Panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp 7 juta, yang dibagi ke beberapa kategori juara. Selain uang pembinaan, pemenang juga menerima medali dan piagam penghargaan.

  • Kategori Junior
  • Best Ladies Junior
  • Best U-7

Dampak dan rencana ke depan

Melalui Soekarno Cup 2, DPC PDI Perjuangan Gresik berharap lebih banyak atlet catur potensial dapat dibina berkesinambungan bersama Percasi. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Gresik dalam kompetisi provinsi dan nasional.

Panitia menargetkan penyelenggaraan tahun depan lebih besar lagi, dengan partisipasi dari kabupaten/kota lain di luar Gresik.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait