Rico Waas Janji Ganti Mebelair Rusak di SMPN 16 Medan
Medan, 14 September 2026 — Wali Kota Medan Rico Waas bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meninjau SMP Negeri 16 Medan pada Senin (14/9). Kunjungan itu menghasilkan komitmen penggantian seluruh mebelair yang rusak tahun ini untuk memastikan kenyamanan proses belajar mengajar.
Peninjauan kondisi mebelair
Rico Waas melihat langsung sejumlah meja dan kursi siswa yang melengkung dan dinilai mengganggu aktivitas belajar. Pemerintah kota berjanji memprioritaskan pengadaan ulang perabot sekolah agar siswa mendapat fasilitas layak.
Rico menekankan pembenahan sarana bukan hanya soal bangunan, tetapi juga benda sehari-hari yang dipakai siswa.
"Untuk tahun ini kita akan isi kembali mebelairnya supaya anak-anak lebih nyaman untuk belajar,"
Program sekolah yang ditinjau
Selain mebelair, rombongan turut memantau beberapa program dan fasilitas pembelajaran. Menteri Abdul Mu’ti menyatakan program berjalan lancar dan mendapat respon positif dari siswa.
- Makan Bergizi Gratis (MBG) — program yang dinilai aman dan bermanfaat bagi peserta didik.
- Interactive Flat Panel (IFP) — papan interaktif digital yang sudah digunakan guru untuk menyampaikan materi.
Abdul Mu’ti berdialog dengan siswa dan menerima ucapan terima kasih yang ditujukan kepada pemerintah pusat atas pelaksanaan MBG.
Rehabilitasi ruang kelas pascabanjir
Rombongan juga meninjau ruang kelas yang sebelumnya terdampak banjir dan telah direhabilitasi. Menteri menyampaikan renovasi selesai pada Agustus 2026 sehingga proses pembelajaran kini berlangsung kembali secara tatap muka penuh.
"Semua kegiatan pembelajaran sekarang sudah berlangsung 100 persen, tidak perlu ada lagi yang melalui pembelajaran daring. Mudah-mudahan ke depan sekolah bisa lebih baik lagi, anak-anak bisa belajar lebih semangat lagi, dan mudah-mudahan ke depan tidak terjadi banjir,"
Tindak lanjut dan harapan
Pemerintah kota berkomitmen mempercepat pengadaan mebelair dan merawat fasilitas yang sudah diperbaiki. Abdul Mu’ti mendorong agar lingkungan sekolah terus dipelihara, termasuk pengecatan pada bagian yang masih membutuhkan perbaikan.
Harapannya, perbaikan infrastruktur dan kelengkapan belajar akan menciptakan suasana sekolah yang aman, sehat, bersih, dan nyaman, sehingga mendukung semangat belajar siswa.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ingin Jaya Juara Fahmil Quran Putra MTQ Aceh Besar 2026
Kafilah Kecamatan Ingin Jaya juarai Fahmil Quran Putra MTQ XXXV Aceh Besar 2026 dengan nilai 1.175, diumumka...
Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Pemkab Labuhanbatu mengeluarkan Perbup No.26/2026 yang mewajibkan 1 tahun pendidikan prasekolah untuk anak u...
Sat Lantas Polres Labuhanbatu Gelar Dikmas untuk Dukung Operasi Patuh Toba
Sat Lantas Polres Labuhanbatu gelar Dikmas bagi pelajar di Rantauprapat sebagai dukungan Operasi Patuh Toba...
Kapolres Dairi Turun Bagikan Helm pada Operasi Patuh Toba 2026
Kapolres Dairi turun langsung mengatur lalu lintas dan membagikan helm di Simpang Empat Sidikalang dalam Ope...
Polres Sibolga Gelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
Polres Sibolga menggelar apel kesiapsiagaan pada 29 Oktober untuk memastikan personel dan sarana siap tangan...
Gema Kreasi Gelar Seminar Cegah Diabetes Sejak Dini di MAN 3 Medan
Gema Kreasi menggelar seminar 'Cegah Diabetes Sejak Dini' di MAN 3 Medan untuk edukasi kesehatan dan membuka...