IHSG Ditutup Melemah 0,10% Usai Sempat Anjlok ke 6.371
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Senin, 14 September 2026. IHSG berakhir di level 6.534,69, turun 6,68 poin atau setara 0,10 persen setelah sesi yang bergerak fluktuatif.
Ringkasan pergerakan
Indeks dibuka di level 6.533,87 dan sempat naik ke titik tertinggi 6.550,00. Namun pada sesi kedua indeks mengalami tekanan dan menyentuh posisi terendah 6.371,39 sekitar pukul 15.00 WIB.
Penurunan intrahari itu menunjukkan volatilitas pasar yang signifikan, dengan koreksi tajam sebelum terjadi pemulihan sebagian menjelang penutupan.
Aktivitas perdagangan
Perdagangan hari ini relatif padat. Volume dan nilai transaksi menunjukkan likuiditas yang tinggi meski indeks berakhir di zona merah.
| Indikator | Angka |
|---|---|
| Saham diperdagangkan | 35,68 miliar lembar |
| Nilai transaksi | Rp18,03 triliun |
| Frekuensi transaksi | 2,12 juta kali |
| Saham menguat | 219 |
| Saham melemah | 429 |
| Tidak berubah | 141 |
Sentimen politik dan dampak pasar
Salah satu sentimen yang mewarnai pasar adalah kabar reshuffle Kabinet Merah Putih. Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Perubahan susunan kabinet ini menjadi faktor yang turut memengaruhi sentimen investor. Meski ada penurunan tajam pada sesi kedua, pasar berhasil mengurangi koreksi sebelum penutupan.
Prospek dan pengawasan investor
Investor diperkirakan akan terus memantau perkembangan kebijakan fiskal dan langkah pemerintah baru di portofolio ekonomi. Volatilitas kemungkinan berlanjut dalam jangka pendek seiring respons pelaku pasar terhadap detail kebijakan.
Secara keseluruhan, perdagangan hari ini mencerminkan kombinasi likuiditas tinggi dan ketidakpastian politik yang memicu gerak cepat indeks.
Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...