DPRD Deliserdang Laporkan Pemkab ke Kemendagri dan KLH soal PT Leomas
Deliserdang — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deliserdang melaporkan Pemerintah Kabupaten Deliserdang ke Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Lingkungan Hidup pada 8 September 2026. Laporan itu menyorot belum ditindaklanjutinya rekomendasi penutupan sementara operasional PT Leomas Inti Nawasena di Desa Pujimulyo, Kecamatan Sunggal, serta dugaan ketidakseragaman penegakan aturan lingkungan.
Laporan resmi dan dasar pengaduan
Surat DPRD bernomor B/400.14.6/4596/DPRD/2026 tertanggal 8 September 2026 tercatat diterima kedua kementerian. Dalam isi surat, DPRD menindaklanjuti pengaduan warga terkait dugaan pencemaran dan gangguan lingkungan dari aktivitas pabrik di Jalan Utama Nomor 99-A.
Rekomendasi penutupan yang belum dijalankan
DPRD mengingatkan rekomendasi penutupan sementara telah diterbitkan pada 11 Desember 2025 setelah Rapat Dengar Pendapat lintas komisi pada 19 November 2025. Namun hingga hampir sembilan bulan berlalu, rekomendasi itu belum dilaksanakan padahal aktivitas pabrik masih berlangsung dan keluhan warga bertahan.
"Bahwa sampai saat ini rekomendasi tersebut belum ditindaklanjuti secara sebagaimana mestinya, sementara aktivitas perusahaan masih berlangsung dan masyarakat masih mengeluhkan asap, kebisingan mesin serta persoalan pengelolaan limbah,"
Desakan DPRD dan alasan pelaporan
Ketua Komisi II DPRD Deliserdang, Ilham Pulungan, menegaskan dewan tidak bisa tinggal diam karena aspirasi warga berulang. DPRD meminta Kemendagri melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Pemkab, serta meminta KLH menggelar pemeriksaan langsung terhadap PT Leomas.
"Ini sudah 9 bulan rekomendasi kita tidak dijalankan. Sementara keluhan warga soal asap dan bising terus ada. Kami di Komisi II merasa fungsi pengawasan DPRD diabaikan. Makanya kita laporkan ke Kemendagri dan KLH agar ada pembinaan dan pemeriksaan langsung,"
Respons Pemkab dan dinamika internal
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Deliserdang menyatakan belum dapat memberi keterangan karena masih menunggu respon dari Dinas Lingkungan Hidup kabupaten. Kepala Dinas menyebut informasi awal bahwa masalah juga sedang ditangani di kepolisian.
"Aku belum bisa memberikan statement dulu. Karena begini menurut informasi yang aku terima, ini aku masih menunggu informasi dari lingkungan hidup,"
Kontroversi juga muncul terkait tindakan pejabat Dinas Lingkungan Hidup sebelumnya yang dikritik DPRD karena dinilai tidak kooperatif. Ketua DPRD Zakky Shahri menanggapi keras hingga menyampaikan keberatan atas sikap pejabat tersebut.
"Kita akan uji, kuat-kuatan sama Bapak. Karena saya baca berita juga Pak Kadis menantang, boleh kita uji,"
Dampak pada warga dan catatan peristiwa
Anggota DPRD menyebut ada tiga warga yang ditangkap diduga terkait pengerusakan pabrik. Dewan menyayangkan tindakan warga namun juga menegaskan keresahan warga sebagai pemicu karena merasa tidak mendapat keadilan.
"Hari ini ada masyarakat sedang berjuang mendapatkan keadilan... Jangan hukum itu tumpul (terhadap masyarakat kecil),"
Anggota Komisi II lain melaporkan mesin PT Leomas masih beroperasi 24 jam sehingga warga terganggu tidur. Keluhan terhadap asap hitam dan kebisingan dilaporkan berulang kali oleh penduduk sekitar pabrik.
"Itu mesin masih beroperasi selama 24 jam, sehingga mereka tidak bisa tidur pak,"
Penutup — langkah selanjutnya
DPRD menegaskan laporan ini bukan untuk mendahului proses hukum, melainkan upaya pengawasan terhadap aspirasi masyarakat. Kedua kementerian tercatat telah menerima surat; publik kini menunggu pembinaan Kemendagri dan pemeriksaan teknis dari KLH untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan lingkungan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ingin Jaya Juara Fahmil Quran Putra MTQ Aceh Besar 2026
Kafilah Kecamatan Ingin Jaya juarai Fahmil Quran Putra MTQ XXXV Aceh Besar 2026 dengan nilai 1.175, diumumka...
Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Pemkab Labuhanbatu mengeluarkan Perbup No.26/2026 yang mewajibkan 1 tahun pendidikan prasekolah untuk anak u...
Sat Lantas Polres Labuhanbatu Gelar Dikmas untuk Dukung Operasi Patuh Toba
Sat Lantas Polres Labuhanbatu gelar Dikmas bagi pelajar di Rantauprapat sebagai dukungan Operasi Patuh Toba...
Kapolres Dairi Turun Bagikan Helm pada Operasi Patuh Toba 2026
Kapolres Dairi turun langsung mengatur lalu lintas dan membagikan helm di Simpang Empat Sidikalang dalam Ope...
Polres Sibolga Gelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
Polres Sibolga menggelar apel kesiapsiagaan pada 29 Oktober untuk memastikan personel dan sarana siap tangan...
Gema Kreasi Gelar Seminar Cegah Diabetes Sejak Dini di MAN 3 Medan
Gema Kreasi menggelar seminar 'Cegah Diabetes Sejak Dini' di MAN 3 Medan untuk edukasi kesehatan dan membuka...