Lokal

Bobby Nasution Beri Tali Asih untuk 13 Purna Olahragawan Sumut

Bagikan:
Gubernur Sumut memberikan tali asih kepada purna olahragawan di acara Haornas

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyerahkan tali asih kepada 13 purna olahragawan berprestasi pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43, Senin (14/9) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro.

Siapa dan mengapa diberi penghargaan

Penerima terdiri atas tujuh atlet disabilitas dan enam atlet non-disabilitas. Mereka dipilih karena rekam jejak prestasi internasional yang panjang dan dinilai telah mengharumkan nama Sumatera Utara serta Indonesia.

Daftar penerima dan prestasi

Para penerima berasal dari cabang olahraga berbeda, terutama catur, atletik, balap sepeda, dan tinju. Berikut daftar nama beserta prestasi penting yang disebutkan:

  • Sutiyono — legenda balap sepeda, peraih 7 medali emas SEA Games
  • Lidya S. Titaley — peraih 4 medali emas
  • Mardi Lestari — dikenal sebagai "manusia tercepat Asia"
  • Lamhot Simamora — petinju tak terkalahkan
  • Azhar Panjaitan — 4 medali emas catur ASEAN Para Games
  • Ismayuddin Simangunsong — 1 medali emas catur ASEAN Para Games
  • Rosalina Manurung — 6 medali emas catur ASEAN Para Games dan 1 medali emas Asian Para Games
  • Yuddi Ana — 1 medali emas tolak peluru ASEAN Para Games
  • Anto Boy — 3 medali emas ASEAN Para Games
  • Nasip Farta Simanja — 10 medali emas catur ASEAN Para Games

Pesan gubernur dan makna penghargaan

Bobby menyampaikan bahwa tali asih ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi dan prestasi para atlet. Ia menekankan peran masyarakat dalam mendukung lahirnya atlet berprestasi.

"Ini salah satu bentuk apresiasi dan penghormatan masyarakat Sumut karena telah mengharumkan nama Sumut dan Indonesia di dunia, menorehkan prestasi yang luar biasa dan keaktifan bapak/ibu sekalian di dunia olahraga,"

Selain memberi penghargaan, Bobby menyerukan pentingnya pembudayaan olahraga. Ia menilai budaya olahraga yang kuat menjadi dasar lahirnya atlet berkualitas sekaligus membuka peluang industri olahraga.

"Kita harus ingat, atlet-atlet juara lahir dari masyarakat yang gemar olahraga, karena itu budaya olahraga, prestasi dan industrinya kita harus bangun sebagai satu kesatuan ekosistem,"

Hadirin dan harapan ke depan

Acara dihadiri pejabat Pemprov Sumut, antara lain Pj Sekdaprov, unsur KONI Sumut, NPCI Sumut, Kormi, jajaran OPD, atlet, dan pegiat olahraga. Bobby berharap pembangunan ekosistem olahraga melibatkan masyarakat, pelatih, dan pemangku kepentingan agar prestasi juga mendorong nilai ekonomi bagi daerah.

Penyerahan tali asih ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghargai jasa purna olahragawan dalam sejarah olahraga Sumatera Utara.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait