Lokal

Jembatan Cinta Kasih Aek Poring Resmi Dibuka, Akses Warga Kembali Pulih

Bagikan:
Bupati Tapanuli Utara dan pimpinan Tzu Chi meresmikan Jembatan Cinta Kasih Aek Poring di Siantar Naipospos

Tarutung — Jembatan gantung Cinta Kasih Aek Poring di Desa Siantar Naipospos, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, resmi dioperasikan Sabtu (12/9). Peresmian menghadirkan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dan Pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan, Mujianto. Pembangunan jembatan dilakukan bersama TNI AD dan warga setempat untuk memulihkan akses yang rusak pascabencana hidrometeorologi pada 25 November 2025.

Peresmian dan pelaksana proyek

Jembatan itu diresmikan sebagai upaya mengembalikan konektivitas antarwilayah dan memudahkan mobilitas sehari-hari. Pembangunan dilakukan dengan dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, keterlibatan TNI AD, serta kerja gotong royong masyarakat Desa Siantar Naipospos.

Dampak bagi warga

Operasional jembatan diharapkan segera memulihkan kegiatan ekonomi, pendidikan, dan akses layanan dasar. Kini warga dapat kembali berangkat kerja, mengangkut hasil pertanian, dan anak-anak menempuh sekolah tanpa harus menyeberangi sungai berisiko.

Dukungan, penghargaan, dan komitmen pemerintah

Bupati Tapanuli Utara memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan menekankan bahwa infrastruktur harus memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ia menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk melanjutkan perbaikan infrastruktur secara bertahap di kawasan tersebut.

"Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, jajaran TNI AD, serta seluruh warga Desa Siantar Naipospos. Sinergi dan semangat gotong royong ini merupakan bukti nyata kebersamaan dalam membantu masyarakat mendapatkan akses transportasi yang aman dan memadai,"

Tantangan, rencana, dan anggaran

Pembangunan jembatan menghadapi medan sulit dan kendala pengangkutan material. Meski demikian, kerja sama antarpihak memungkinkan proyek selesai. Pemkab juga merencanakan fasilitas kesehatan berupa Puskesmas Pembantu (Pustu) di Dusun Lobu Haminjon jika masyarakat menyediakan lahan.

Pemkab telah mengalokasikan anggaran Rp2,5 miliar pada Anggaran 2026 untuk penanganan jalan dan jembatan di empat titik pada ruas Simpang Lapogambiri – Pancur Batu – Siantar Naipospos – Lobu Haminjon. Proyeksi pembenahan infrastruktur kawasan berlanjut hingga 2028 dengan estimasi kebutuhan mencapai sekitar Rp50 miliar menurut data R3P.

Sikap pihak donor

"Ini adalah bentuk kepedulian kemanusiaan. Kami melihat perjuangan anak-anak sekolah yang harus menyeberangi sungai. Keselamatan mereka menjadi salah satu alasan utama kami membantu pembangunan jembatan ini,"

— Mujianto, Pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan

Penutup

Selain membuka kembali akses, Jembatan Cinta Kasih Aek Poring diharapkan menjadi pemicu pemulihan sosial-ekonomi di wilayah. Dengan sinergi pemerintah, TNI, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat, akses pendidikan, kesehatan, dan pasar diharapkan semakin lancar.

Peresmian juga ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan kain ulos sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah dan masyarakat. Hadir mendampingi Bupati antara lain Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, Camat Adian Koting, serta tokoh masyarakat setempat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait