Lokal

AHY Cup 2026 Deliserdang: 500+ Atlet Bertanding, Hadiah Rp105 Juta

Bagikan:
Suasana pertandingan dan kehadiran penyelenggara di GOR Martial Art Deliserdang

Deliserdang, Sumatera Utara — Lebih dari 500 atlet tenis meja berlaga pada Piala AHY Cup 2026 yang digelar di GOR Martial Art, Deliserdang, pada 11-13 September 2026. Turnamen ini diselenggarakan oleh Pembina PTMSI dan penggiat olahraga Sumatera Utara, Lokot Nasution, yang juga anggota DPR RI dan Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara. Kejuaraan menargetkan penguatan prestasi lokal dan mempererat jaringan klub, dengan total hadiah Rp 105 juta.

Peserta dan kategori

Turnamen mempertandingkan lima kategori yang menjaring peserta dari pelajar hingga atlet nasional. Total peserta melebihi 500 orang, termasuk tim beregu dan pasangan ganda eksekutif. Besarnya animo menunjukkan peningkatan minat terhadap tenis meja di daerah tersebut.

Kategori Jumlah Peserta / Tim
Beregu Open 30 tim
Tunggal Open 125 atlet
Divisi 4, 5, dan 6 245 atlet
Tunggal Pelajar Open 76 peserta
Ganda Eksekutif 24 pasangan

Keikutsertaan pemain nasional dan internasional

Kompetisi ini tidak hanya diikuti atlet lokal. Sejumlah pemain nasional dan asing memperkuat klub-klub peserta. Dari China tampil Yan Tao dan Lou Zheng bersama PTM Angsapura. Dari Malaysia hadir Hasri Aci dan Quek Senyang yang membela PTM Unggas PKU.

Atlet nasional yang turut bertanding antara lain Nael Niman, Lucky Purkani, Sena (SIM Sport Lampung), serta Gibran dan Mumtaz (TSP Club Stoni). Kehadiran mereka menaikkan tingkat persaingan dan memberi pengalaman berharga bagi atlet Sumatera Utara.

Lokot hadir meski kondisi kesehatan belum pulih

Penyelenggara utama, Lokot Nasution, hadir langsung di arena untuk memantau pelaksanaan turnamen. Ia menemui atlet, pelatih, official, wasit, dan panitia untuk memastikan berlangsungnya acara sesuai rencana. Kehadirannya mendapat perhatian karena kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih.

"Turnamen ini kami selenggarakan sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, persaudaraan, sportivitas, sekaligus meningkatkan prestasi olahraga tenis meja, khususnya di Sumatera Utara," kata Lokot.

"Nggak enak sama Mahlud, Bang Nanda, Jambang, Ko Andre, Bang Kocu, dan kawan-kawan lain. Kami sepakat menjadikan pimpong Sumut salah satu kiblat pimpong nasional. Kami belajar dari Ustad Adi Hidayat dengan UAH Internasional Series... Nah, kami untuk meningkat kualitas Atlet Sumut dulu aja he he," ujar Lokot.

Tujuan, sportivitas, dan prospek

Panitia menekankan bahwa tujuan utama bukan sekadar mengejar juara, melainkan memberi ruang bertanding bagi atlet muda. Pertandingan berjalan ketat namun tetap mengedepankan fair play. Lokot berharap turnamen ini berkembang menjadi agenda rutin untuk pembinaan tenis meja di Sumatera Utara.

Dengan total hadiah Rp 105 juta dan partisipasi pemain internasional, Piala AHY Cup 2026 menjadi upaya nyata meningkatkan kualitas kompetisi lokal dan mencetak atlet berpengalaman. Turnamen juga mempertemukan klub, komunitas, dan pelatih dalam satu arena untuk memperkuat ekosistem olahraga tenis meja di daerah itu.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait