Lokal

133 Siswa Al-Ulum Wisuda Tahfidz, 2 Siswa Capai 7 Juz

Bagikan:
Siswa SMP Al-Ulum menerima penghargaan wisuda tahfidz di Aula Perguruan Islam Al-Ulum

MEDAN — Sebanyak 133 siswa SMP Swasta Al-Ulum mengikuti wisuda tahfidz Al-Qur’an yang digelar bersamaan dengan perpisahan kelas IX Tahun Ajaran 2025–2026, Rabu (13/5), di Aula Perguruan Islam Al-Ulum, Jl. Puri Medan. Acara perpisahan diikuti 208 siswa kelas IX.

Dari 133 peserta tahfidz, capaian hafalan bervariasi antara 2 hingga 7 juz. Dua siswa berhasil meraih hafalan 7 juz, sementara mayoritas siswa mencapai hafalan minimal 2 juz.

Rincian capaian hafalan

Rinciannya sebagai berikut: 7 juz diraih oleh dua siswa, 6 juz satu siswa, 5 juz dua siswa, 4 juz tiga siswa, 3 juz tujuh belas siswa, dan 108 siswa mencapai 2 juz.

Siswa yang meraih 7 juz:

  • Kanaya Zalika
  • Chila Yasinia Suci

Siswa yang meraih 6 juz: Zhufairah Khadijah Putri Adrisa

Siswa yang meraih 5 juz: dua siswa

Siswa yang meraih 4 juz: tiga siswa

Siswa yang meraih 3 juz (17 siswa):

  • Alfatih Syahid
  • Azil Fauzan
  • Keyshia Febri Syaputri
  • M Farhat Risqillah Afdira Dapin
  • M Raka Aditia
  • Najwa Ramadani
  • Raisa Nabila Tadzkia
  • Bilqis Quinn Al Zahrah
  • Naila Syahfitri
  • Nadhira Hayatina
  • Anatasya Futri Annisa
  • Nabila Atifa
  • Rasya Akbar
  • Raisah Mardiyah
  • Amirah Dzakiyyah Kaisah
  • Ramadhan Nurul Falaq
  • Sri Cahaya Husna Purnomo

Beasiswa dan apresiasi

Pihak yayasan memberikan apresiasi berupa beasiswa SPP berdasarkan capaian hafalan. Ketentuan beasiswa adalah sebagai berikut:

  • Hafalan 3–4 juz: beasiswa 1 bulan SPP
  • Hafalan 5–6 juz: beasiswa 2 bulan SPP
  • Hafalan 7 juz: beasiswa 3 bulan SPP

Ketua Yayasan Pembangunan dan Pendidikan Jihadul Ilmi, Dra. Hj. Nurul Izzah Djamal, MM, meminta agar capaian ini tidak berhenti di tingkat SMP.

“Hafalan yang sudah diperoleh harus terus ditingkatkan ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA,”

Kepala SMP Swasta Al-Ulum, Hery Herwanto, STP, S.Pd, M.Pd, menegaskan pengukuran predikat hafiz juga melihat perilaku sehari-hari.

“Hafiz sejati itu bukan hanya kuat dalam ingatan, tetapi indah dalam perbuatan dan unggul dalam prestasi. Tujuan utama diutusnya Rasul adalah untuk memperbaiki akhlak,”

Pengawas Manajerial Dinas Pendidikan Kota Medan, Hj. Nurazizah, S.Pd, M.Pd, memberikan apresiasi dan menyebut program tahfidz sejalan dengan upaya pemerintah membina karakter serta menekan kenakalan remaja.

“Program tahfidz ini sangat positif karena mampu membentuk akhlak siswa sekaligus mendukung program pemerintah dalam memberantas kenakalan remaja,”

Perwakilan orang tua, Dr. Muhammad Kadri, S.Si., M.Sc., Ph.D., menyatakan kebanggaannya atas capaian siswa, termasuk komitmen melanjutkan pendidikan putrinya, Zhufairah Khadijah Putri Adrisa, ke jenjang Madrasah atau SMA Al-Ulum untuk memperdalam hafalan.

“Ini merupakan prestasi luar biasa. Anak-anak mampu mencapai hafalan minimal 2 juz bahkan hingga 7 juz,”

Catatan panitia dan penutup

Ketua panitia, Asrul, S.Ag, menyampaikan bahwa siswa yang belum memenuhi hafalan minimal 2 juz diberi kesempatan menyetor hafalan hingga 2 Juni 2026. Acara juga dihadiri pengurus yayasan dan sejumlah pejabat sekolah.

Prestasi masif ini menunjukkan fokus sekolah pada pembinaan tahfidz dan karakter siswa, sekaligus memberi dorongan bagi para peserta untuk melanjutkan dan meningkatkan capaian hafalan di jenjang berikutnya.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!