Resona USK Bawa Layanan Kesehatan THT Gratis ke Gampong Lhang
Pada Jumat, 15 Mei, Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar Respon Sosial Kesehatan Auditori (Resona) di Gampong Lhang, Kecamatan Darul Kamal. Kegiatan ini menyediakan layanan Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) gratis sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan auditori bagi warga setempat.
Pelaksanaan kegiatan dan layanan yang diberikan
Acara dihadiri unsur pemerintahan kecamatan, tokoh gampong, dosen pembina TBM, serta puluhan mahasiswa dan warga. Tim menyediakan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Masyarakat juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter umum dan spesialis, serta menerima obat gratis sesuai kebutuhan medis.

Dukungan pihak pemerintah dan masyarakat
Camat Darul Kamal, Husaini, S.Pd.I., memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan sebagai modal utama agar warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Fakultas Kedokteran USK yang telah memilih Gampong Lhang sebagai lokus kegiatan bakti sosial ini. Kesehatan merupakan hal yang sangat penting, karena tanpa kesehatan kita tidak dapat beraktivitas dengan baik,"
Husaini juga mengajak warga memanfaatkan rangkaian pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatan yang selama ini mungkin tidak disadari. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mendukung berbagai upaya peningkatan kesehatan melalui sinergi dengan kalangan akademisi.
Tujuan penyelenggara dan harapan manfaat
Ketua BEM Kedokteran USK, Teuku Gufran Zeta, menyatakan bahwa Resona bertujuan memberikan layanan kesehatan dasar gratis dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini. Ketua pelaksana, Sheika Rhania Putri, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dengan fokus pada kesehatan THT.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat, membantu deteksi dini, serta memberikan penanganan awal yang sesuai. Semoga kegiatan ini membawa manfaat, kepedulian, dan kebahagiaan bagi kita semua,"
Direktur TBM USK, Muhammad Fathir, menambahkan bahwa acara juga menjadi wadah kolaborasi antar pihak untuk mencegah masalah auditori di masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bersama serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan, khususnya terkait pendengaran,"

Penutup: implikasi dan langkah ke depan
Kegiatan Resona di Gampong Lhang menegaskan peran kampus dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui layanan langsung dan edukasi. Jika berkelanjutan, program serupa dapat membantu menurunkan angka keterlambatan diagnosa masalah auditori dan penyakit tidak menular di tingkat lokal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Batubara Gelar Gerebek Sarang Narkoba, 4 Orang Diamankan
Kapolres Batubara pimpin Gerebek Sarang Narkoba di tiga lokasi pada 18 Agustus; empat orang diamankan dan be...
Lapas Tebingtinggi Beri Remisi ke 720 Warga Binaan HUT RI ke-81
Lapas Klas IIB Tebingtinggi memberikan remisi HUT RI ke-81 kepada 720 warga binaan, termasuk 17 yang langsun...
DLH Aceh Besar Gotong Royong Bersihkan Kota Jantho Pasca Karnaval
Puluhan petugas DLH Aceh Besar melakukan gotong royong pembersihan Kota Jantho pasca karnaval HUT RI, fokus...
PWI dan KNPI Siap Kolaborasi Dorong Toleransi di Pematangsiantar
PWI Pematangsiantar dan KNPI sepakat bersinergi untuk program toleransi, Tugu Toleransi, dan percepatan Perd...
Anak 8 Tahun Hanyut di Sungai Bah Sosopan, Pencarian Dilanjutkan
Polsek Siantar Martoba dan tim gabungan mencari anak 8 tahun yang terseret arus Sungai Bah Sosopan sejak Sen...
Bocah 8 Tahun Hanyut di Sungai Bah Sosopan, Pencarian Diperluas
Anak 8 tahun dilaporkan hanyut di Sungai Bah Sosopan pada 17 Agustus; pencarian BPBD Pematangsiantar diperlu...