Ekonomi

IHSG Dibuka Melemah, Pasar Menanti Keputusan BI Rate

Bagikan:
Grafik IHSG melemah saat pasar menanti keputusan BI Rate Bank Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada Rabu, 19 Agustus 2026, seiring pelaku pasar menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG) terkait BI Rate. Pada pembukaan perdagangan, IHSG turun sekitar 0,65% atau 41,56 poin ke posisi 6.408.

Kinerja pembukaan dan data transaksi

Pada penutupan sesi sebelumnya, IHSG sempat menguat 0,75% ke level 6.449, namun arus modal asing menunjukkan tekanan. Tercatat adanya jual bersih oleh investor asing senilai Rp689 miliar pada penutupan Selasa.

Di awal sesi hari ini, frekuensi perdagangan mencapai sekitar 765.110 kali transaksi dengan volume perdagangan mencapai 12,35 miliar lembar saham. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp5,38 triliun.

Pergerakan saham terpantau beragam:

  • 245 saham menguat (zona hijau)
  • 303 saham melemah (zona merah)
  • 218 saham stagnan

Sentimen utama: RDG BI dan arah kebijakan suku bunga

Pelosok pasar kini menunggu pengumuman hasil RDG Bank Indonesia. Fokus utama adalah keputusan terkait BI Rate dan sinyal kebijakan moneter ke depan. Para pelaku pasar berharap kebijakan tetap mendukung stabilitas harga sekaligus pertumbuhan.

Sejumlah analis memprakirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan pada level 5,75%, mengingat laju inflasi dipandang masih berada dalam kisaran target serta kebutuhan menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pemulihan ekonomi.

Pernyataan hasil RDG kali ini juga menjadi momen penting karena akan dibacakan pertama kali oleh Destry Damayanti dalam kapasitasnya sebagai Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia.

Dampak dan prospek pasar

Tekanan jual asing dan ketidakpastian menjelang pengumuman RDG mendorong kehati-hatian investor pada perdagangan hari ini. Jika BI menegaskan sikap kebijakan yang pro-pertumbuhan, tekanan pada pasar modal bisa mereda. Sebaliknya, sinyal pengetatan kebijakan berpotensi memperpanjang aksi jual.

Pelaku pasar akan mencermati rilis data inflasi berikutnya, komunikasi BI pasca-RDG, serta perkembangan ekonomi global untuk menentukan arah alokasi aset pada beberapa hari ke depan.

Perkembangan selanjutnya akan mengikuti keputusan resmi RDG dan reaksi pelaku pasar setelah pengumuman tersebut.

Farhan Azhar
Penulis
Farhan Azhar

Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.

Berita Terkait