Polres Batubara Gelar Gerebek Sarang Narkoba, 4 Orang Diamankan
Batubara, 18 Agustus — Kapolres Batubara AKBP Dony Satria Wicaksono memimpin langsung operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di tiga lokasi wilayah hukum Polres Batubara pada Selasa sore hingga malam. Operasi itu bertujuan mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika di daerah yang diduga rawan.
Lokasi operasi dan kronologi singkat
Operasi dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan dipimpin Kapolres bersama Wakapolres, Kabag Ops, pejabat utama, serta personel Polres Batubara. Tim menyisir tiga titik yaitu:
- Gang Firaun, Desa Bagan Dalam, Kecamatan Tanjung Tiram
- Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi
- Gang Krakatau, Desa Tanjung Kubah, Kecamatan Air Putih
Pemeriksaan di lokasi dilakukan secara terkoordinasi dan bertahap. Tim bergerak dari lokasi pertama pada sore hari, dilanjutkan ke lokasi kedua, lalu menyelesaikan operasi di lokasi ketiga sekitar malam hari.
Temuan dan penangkapan
Di Gang Firaun sekitar pukul 15.00 WIB, petugas mengamankan dua pria berinisial SP (41) dan RM (25). Dari tubuh SP ditemukan barang bukti berupa ganja seberat 1,1 gram serta satu alat yang diduga bong. Di dalam alat tersebut terdapat barang yang diduga sabu seberat 1,57 gram. RM diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan penyalahgunaan narkotika.
Di Desa Indrayaman sekitar pukul 16.00 WIB, pemeriksaan tidak menemukan indikasi peredaran narkotika atau bukti lain; hasilnya nihil.
Pada lokasi ketiga, Gang Krakatau sekitar pukul 20.00 WIB, petugas mengamankan dua pria berinisial TA (22) dan ZS (44) yang diduga hendak membeli sabu. Meskipun tidak ditemukan barang bukti pada keduanya, pemeriksaan urine terhadap TA dan ZS menunjukkan hasil positif narkotika.
Tindak lanjut penegakan hukum
Seluruh orang yang diamankan beserta barang bukti dibawa ke Mako Polres Batu Bara untuk pemeriksaan lanjutan dan proses hukum sesuai ketentuan. Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Batubara untuk menekan peredaran narkotika di tingkat lokal.
Respons masyarakat dan langkah ke depan
Kegiatan GSN mendapat respons positif dari warga setempat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan memberi rasa aman dan mendorong peran aktif masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba. Kapolres menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan serupa untuk menciptakan wilayah Batubara yang bersih dari narkotika.
Polres berencana melanjutkan patroli dan operasi serupa di titik-titik yang dianggap rawan. Langkah itu akan dipadukan dengan upaya preventif dan sosialisasi agar masyarakat turut menjaga lingkungan dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Lapas Tebingtinggi Beri Remisi ke 720 Warga Binaan HUT RI ke-81
Lapas Klas IIB Tebingtinggi memberikan remisi HUT RI ke-81 kepada 720 warga binaan, termasuk 17 yang langsun...
DLH Aceh Besar Gotong Royong Bersihkan Kota Jantho Pasca Karnaval
Puluhan petugas DLH Aceh Besar melakukan gotong royong pembersihan Kota Jantho pasca karnaval HUT RI, fokus...
PWI dan KNPI Siap Kolaborasi Dorong Toleransi di Pematangsiantar
PWI Pematangsiantar dan KNPI sepakat bersinergi untuk program toleransi, Tugu Toleransi, dan percepatan Perd...
Anak 8 Tahun Hanyut di Sungai Bah Sosopan, Pencarian Dilanjutkan
Polsek Siantar Martoba dan tim gabungan mencari anak 8 tahun yang terseret arus Sungai Bah Sosopan sejak Sen...
Bocah 8 Tahun Hanyut di Sungai Bah Sosopan, Pencarian Diperluas
Anak 8 tahun dilaporkan hanyut di Sungai Bah Sosopan pada 17 Agustus; pencarian BPBD Pematangsiantar diperlu...
BMKG Imbau Waspada Gempa Susulan usai Gempa M 6,1 di Nias Selatan
BMKG imbau waspada gempa susulan setelah gempa M 6,1 di Nias Selatan; dinyatakan tidak berpotensi tsunami da...