PWI dan KNPI Siap Kolaborasi Dorong Toleransi di Pematangsiantar
Pematangsiantar — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pematangsiantar menyatakan siap membuka ruang kolaborasi dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) untuk mendukung berbagai kegiatan positif dan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Ketua PWI Pematangsiantar, Rahayu, saat pengurus KNPI yang dipimpin Ketua Arif Harahap mengunjungi Sekretariat PWI di Jalan Kartini pada Selasa (18/8).
Pertemuan dan komitmen kolaborasi
PWI menyambut kunjungan pengurus KNPI sebagai langkah awal membangun komunikasi berkelanjutan. Rahayu menegaskan bahwa kolaborasi dapat dilakukan selama kegiatan KNPI memberi manfaat dan mendapat dukungan bersama.
"Apapun kegiatan KNPI boleh kita kolaborasikan, yang penting kita saling mendukung,"
Menurut Rahayu, sinergi antara insan pers dan pemuda penting untuk memperkuat pemberitaan positif dan melawan isu yang dapat merusak citra Pematangsiantar. Ia juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme jurnalistik di tengah derasnya arus media digital dan media sosial.
"Kebebasan pers harus tetap berjalan bersama kode etik jurnalistik dan tanggung jawab profesi."
Program KNPI: Tugu Toleransi dan Perda
Ketua KNPI Arif Harahap memaparkan sejumlah program prioritas setelah pelantikan pengurus baru pada 13 Agustus. Salah satu yang paling menonjol adalah rencana pembangunan Tugu Toleransi sebagai simbol keberagaman dan destinasi wisata lokal.
"Tugu itu bukan hanya sekedar tugu. Kami ingin menjadi tugu hidup yang bisa wisatawan mengunjunginya dan menunjukkan Pematangsiantar ini beraneka ragam,"
Selain tugu, KNPI mendorong percepatan pembahasan peraturan daerah tentang toleransi keagamaan. Arif berharap berbagai elemen masyarakat mendukung inisiatif ini agar regulasi segera dibahas dan ditetapkan.
Arif juga menegaskan bahwa upaya menjaga toleransi tidak boleh hanya bersifat seremonial, melainkan membutuhkan komitmen nyata dari pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan lintas agama dan agenda pemuda
Sebagai bagian dari upaya merawat persatuan, KNPI merencanakan doa bersama lintas agama pada momentum Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat keberagaman dan meneguhkan peran generasi muda dalam menjaga keharmonisan sosial.
- Pembangunan Tugu Toleransi sebagai ikon keberagaman.
- Percepatan pembahasan Perda tentang toleransi keagamaan.
- Doa bersama lintas agama pada Hari Sumpah Pemuda.
Pertemuan antara PWI dan KNPI ditutup dengan kesepakatan untuk menjalin komunikasi intensif dan merencanakan kolaborasi nyata dalam program yang mendukung toleransi, pemberdayaan pemuda, dan citra positif Pematangsiantar ke depan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Acai Sembada Resmikan Gapura Jalan Swadaya di Brohol, Tebingtinggi
Acai Sembada meresmikan gapura Jalan Swadaya Lingkungan III di Brohol, Tebingtinggi, Selasa (18/8); dana sep...
Wali Kota Langsa: Kemerdekaan Bukan Sekadar Angka di HUT ke-81
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana menegaskan kemerdekaan bukan sekadar angka pada resepsi HUT ke-81 RI di Pend...
Plt Bupati Apresiasi Paskibraka Langkat 2026: Disiplin & Kebersamaan
Plt Bupati Langkat apresiasi Paskibraka 2026 atas disiplin, kerja sama, dan semangat kebangsaan saat Malam K...
Polres Binjai Ungkap 18 Kasus Narkoba, 20 Tersangka Diamankan
Polres Binjai mengungkap 18 kasus narkotika (24 Juli–18 Agustus 2026), menangkap 20 tersangka dan menyita 25...
Tokoh Muda Minta APH Awasi Program Cetak Sawah di Simeulue
Tokoh muda Simeulue minta aparat penegak hukum mengawasi Program Cetak Sawah agar transparan dan bebas dari...
Medan Sepakati KUA-PPAS: P-APBD 2026 Fokus 6 Prioritas
Pemkot Medan dan DPRD teken KUA-PPAS P-APBD 2026 dan R-APBD 2027; P-APBD 2026 set pendapatan Rp7,1T, belanja...