Lokal

Sekitar 20 Siswa SMAN 1 Lubuk Pakam Mengeluh Sakit Perut

Bagikan:
Siswa menerima pertolongan pertama di ruang UKS SMAN 1 Lubuk Pakam setelah mengeluh sakit perut

Deliserdang – Sekitar 20 orang siswa kelas XII SMAN 1 Lubuk Pakam mengeluhkan sakit perut dan mendapatkan pertolongan pertama di ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Selasa (1/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian berlangsung di lingkungan sekolah, sementara penyebab keluhan belum teridentifikasi karena Makanan Bergizi Gratis (MBG) hari itu belum dibagikan.

Kronologi dan tindakan awal

Keluhan muncul serentak saat kegiatan belajar berlangsung pada pagi hari. Para siswa yang merasa tidak nyaman dibawa ke ruang UKS untuk pemeriksaan dan perawatan awal.

Setelah menerima perawatan pertama, masing-masing siswa dijemput oleh orang tuanya dan sebagian dibawa berobat jalan ke klinik terdekat. Orang tua yang dihubungi mengatakan anaknya segera dibawa pulang setelah pemberitahuan dari sekolah.

Pernyataan sekolah

Kepala SMAN 1 Lubuk Pakam, Fazli Mirwan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan pihak sekolah sudah menindaklanjuti dengan memeriksa kondisi siswa dan menghubungi penyedia layanan gizi.

Sekira 1.200 MBG yang masuk setiap hari ke sekolah ini

Fazli menuturkan data jumlah MBG yang tiba rutin tiap hari, namun pada hari kejadian pembagian tidak sempat berlangsung sebelum keluhan muncul.

Koordinasi dengan penyedia MBG

Sekolah langsung menghubungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menangani distribusi MBG di sekolah. Pihak SPPG datang menindaklanjuti laporan dari pihak sekolah.

Pihak SPPG kita panggil dan mereka langsung datang. Katanya mau diuji di lab dululah menu makananan sebelumnya

Menurut Fazli, SPPG menyatakan akan mengirim sampel menu sebelumnya ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Langkah selanjutnya dan implikasi

Sekolah menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan apakah ada keterkaitan antara MBG dan keluhan siswa. Sementara itu, pihak sekolah terus memantau kondisi para siswa yang dipulangkan.

Insiden ini menyoroti pentingnya pengawasan kualitas makanan dan respons cepat sekolah terhadap kejadian kesehatan. Hasil pemeriksaan laboratorium akan menentukan langkah lanjutan terkait keamanan distribusi MBG di lingkungan sekolah.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait