Kemenko PMK Perkuat Sinergi Penanggulangan Bencana Lewat DMS
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mendorong penguatan sinergi pentahelix melalui Indonesia Disaster Management Summit (DMS) untuk memperkuat penanggulangan bencana nasional. Asisten Deputi Penanganan Bencana Kemenko PMK, Meri Efriana, mengatakan DMS menjadi forum konsultasi bersama seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana. Pernyataan itu disampaikan usai acara DMS di kawasan Jakarta Pusat, Jumat, 21 Agustus 2026.
Sinergi pentahelix sebagai pendekatan bersama
Meri menegaskan forum ini melibatkan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media untuk memperkuat koordinasi dan langkah-langkah mitigasi. Tujuannya agar penanganan bencana berjalan lebih terpadu dan efektif. Menurutnya, keterlibatan lintas sektor diperlukan sejak tahap perencanaan hingga pemulihan pascabencana.
Forum ini melibatkan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media untuk memperkuat sinergi penanggulangan bencana nasional. Seluruh pihak perlu bersama-sama berkontribusi agar penanggulangan bencana dapat berjalan lebih terpadu dan efektif
Dia menambahkan bahwa sinergi tidak boleh berhenti pada koordinasi administratif, melainkan harus terwujud dalam aksi nyata seperti peningkatan kapasitas komunitas, kesiapsiagaan usaha, dan dukungan riset dari akademisi. Media turut berperan dalam penyebaran informasi cepat dan akurat pada tiap fase bencana.
Hasil DMS 2025 jadi bahan penguatan kebijakan
Salah satu fokus pembahasan pada DMS kali ini adalah tindak lanjut rekomendasi dari penyelenggaraan DMS akhir 2025. Hasil pembahasan tersebut telah disusun dalam laporan yang disampaikan kepada Presiden sebagai bahan penguatan kebijakan nasional.
Penanggulangan bencana merupakan urusan bersama, sehingga seluruh pihak harus berkolaborasi memperkuat kesiapsiagaan dan respons menghadapi bencana di Indonesia. Sinergi pentahelix penting agar pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media dapat bersama-sama menangani bencana secara optimal
DMS direncanakan menjadi agenda tahunan
Meri menyampaikan rencana menjadikan DMS sebagai agenda tahunan yang digelar setiap akhir tahun. Forum ini akan berfungsi sebagai momen evaluasi kejadian bencana sepanjang tahun dan sebagai wadah menyusun langkah perbaikan untuk tahun berikutnya.
DMS direncanakan menjadi agenda tahunan setiap akhir tahun untuk mengevaluasi berbagai kejadian bencana yang terjadi sepanjang tahun. Evaluasi tersebut menjadi pembelajaran bersama untuk memperbaiki penanganan bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi risiko pada tahun berikutnya
Perubahan iklim dan pembelajaran dari kejadian
Meri juga menyoroti dampak perubahan iklim yang meningkatkan frekuensi dan intensitas risiko bencana. Meski beberapa faktor tidak sepenuhnya dapat dikendalikan, pengalaman dari setiap kejadian dipandang berharga untuk memperbaiki standar operasional dan respons.
Dengan memperkuat kolaborasi pentahelix—mulai dari pra-bencana, tanggap darurat, hingga pascabencana—Kemenko PMK berharap penanggulangan bencana menjadi lebih terintegrasi dan cepat beradaptasi terhadap dinamika risiko. Agenda DMS yang terus berlanjut diharapkan memperkuat komitmen semua pihak dalam mitigasi, kesiapsiagaan, dan pemulihan bencana di Indonesia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wamenkomdigi Tekankan Security by Design untuk Ancaman AI
Wamenkomdigi Nezar Patria menekankan pentingnya security by design untuk mengantisipasi penyalahgunaan AI se...
Barantin Lepas Ekspor Rp40,8 Miliar, Dorong Produk Banten ke Dunia
Barantin melepas ekspor komoditas Banten senilai Rp40,8 miliar ke Tiongkok dan Taiwan, didorong peningkatan...
Barantin Suspend 19 Perusahaan Ekspor Sarang Walet
Barantin menangguhkan 19 perusahaan ekspor sarang walet karena kandungan aluminium melebihi standar ekspor k...
Wamenkomdigi: Risiko Pemanfaatan AI yang Semakin Canggih
Wamenkomdigi Nezar Patria memperingatkan risiko "unintended consequences" AI yang bisa mempengaruhi keputusa...
Bea Cukai Banten Musnahkan 41 Juta Rokok dan 1.739 Miras
Bea Cukai Banten memusnahkan 41 juta batang rokok ilegal dan 1.739 miras impor ilegal dari penindakan sepanj...
Menkomdigi Minta KIP Jaga Kepercayaan Publik dan Keterbukaan
Menkomdigi Meutya Hafid minta KIP menjaga kepercayaan publik lewat keterbukaan informasi akurat saat audiens...