Airlangga Sebut Keunggulan Maung MV3 Garuda Limousine
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap sejumlah keunggulan mobil dinas Maung MV3 Garuda Limousine yang diberikan Presiden Prabowo kepada kabinet, saat menggunakan kendaraan itu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Ia menyorot kenyamanan kursi, fitur interior, serta karakter suara khas type SUV yang masih wajar.
Kenyamanan dan pengaturan kursi
Airlangga menilai salah satu nilai jual utama Maung MV3 adalah kenyamanan tempat duduk. Menurutnya, kursi pada varian Garuda Limousine dapat diatur fleksibel sesuai kebutuhan penumpang.
"Tempat duduknya nyaman. Ini bisa reclining, bisa naik bisa turun. Terus dingin,"
Pengaturan seperti reclining dan fungsi naik-turun memberi opsi posisi santai atau lebih tegak untuk pertemuan resmi. Fitur pendingin kursi turut menambah kenyamanan selama perjalanan di kota.
Kekedapan suara dan karakter berkendara
Soal kekedapan, Airlangga mengakui isolasi suara mobil ini belum sempurna. Namun ia menilai kondisi itu masih wajar mengingat Maung MV3 termasuk kategori SUV.
"Kalau suara kita biasanya seneng yang apa namanya peka. Jadi semua suara kita dengerin. Klakson, ban yang biasa kedengeran. Karena mobil-mobil ini kan tipenya SUV, hampir semuanya SUV itu bannya kedengeran,"
Penjelasan tersebut menunjukkan Maung MV3 memiliki karakter suara yang umum pada SUV, terutama kebisingan dari ban dan permukaan jalan. Meski demikian, tingkat kebisingan dinilai tidak mengganggu fungsi kendaraan sebagai mobil dinas.
Interior, teknologi, dan kemewahan
Selain fisik kursi dan suara, Airlangga memuji tampilan interior dan fitur teknologi Maung MV3. Ia mengatakan kendaraan ini menampilkan nuansa mewah dan kelengkapan modern yang mendukung mobilitas pejabat negara.
"Dalemnya kan keren kan?. Interiornya teknologinya bagus, nyaman. Bluetooth, touchscreen bisa. Cuman kan kita biasanya kalau Bluetooth takut karena tahu-tahu ditelepon kedengeran di depan,"
Fitur seperti Bluetooth dan layar sentuh memberi kemudahan konektivitas. Namun Airlangga juga mengingatkan penggunaan perangkat komunikasi perlu disesuaikan untuk menjaga privasi pembicaraan resmi.
Impak dan pandangan ke depan
Penilaian Airlangga terhadap Maung MV3 Garuda Limousine menegaskan upaya pengembangan kendaraan dinas produksi dalam negeri. Dengan kombinasi kenyamanan, fitur modern, dan karakter berkendara khas SUV, kendaraan ini diposisikan sebagai alternatif yang layak untuk mobil dinas resmi.
Ke depan, penyempurnaan kekedapan dan penyetelan fitur kabin dapat meningkatkan pengalaman penumpang. Evaluasi lanjutan dari pengguna lain di kabinet akan menentukan apakah Maung MV3 dapat menjadi standar baru mobil dinas nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Setujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan
Pemerintah menyetujui RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan menjadi undang-undang pada Rapat Paripurna DP...
BGN Uji Sistem Prasmanan MBG di Kelas, Makanan Disajikan Hangat
BGN uji coba penyajian MBG secara prasmanan di kelas sejak 5 Oktober 2026 untuk menjaga makanan hangat dan m...
Hari Cerebral Palsy Sedunia 2026: Tema 'Unique and United' dan Sejarahnya
Hari Cerebral Palsy Sedunia diperingati 6 Oktober 2026 dengan tema Unique and United untuk dorong inklusi da...
MenPPPA Dorong Perlindungan Perempuan dalam RUU Ketenagakerjaan
MenPPPA Arifah Fauzi dorong penguatan perlindungan perempuan dan anak dalam RUU Ketenagakerjaan untuk cegah...
Pendaftar TKA 2026 Naik Hampir 10%, Capai 4,2 Juta
Pendaftar TKA 2026 naik hampir 10% menjadi 4,2 juta; 3,86 juta menyelesaikan pendaftaran. Tes digelar 26 Okt...
Hari ke-23 Pencarian KM Virgo Nihil, 53 Korban Masih Hilang
Operasi SAR hari ke-23 pencarian KM Virgo di Laut Jawa nihil; 190 dari 243 ditemukan, 53 masih hilang, salva...