Hari ke-23 Pencarian KM Virgo Nihil, 53 Korban Masih Hilang
Operasi SAR hari ke-23 untuk mencari korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa kembali berhasil nihil pada Senin, 5 Oktober 2026. Tim SAR gabungan menyisir perairan dan pesisir di tiga provinsi namun belum menemukan korban.
Operasi hari ke-23: penyisiran di tiga provinsi
Pencarian melibatkan Kantor SAR Banjarmasin, Palangka Raya, dan Pontianak. Penyisiran dilakukan di perairan dan garis pantai Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
Menurut Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, tim bergerak sejak pukul 07.00 WITA dan mengerahkan berbagai unsur pencarian. Operasi dihentikan sekitar pukul 18.00 WITA setelah seluruh area penyisiran tidak membuahkan hasil.
"Operasi SAR permukaan yang dilakukan tim SAR gabungan, hari ke-23 tidak berhasil menemukan korban alias nihil."
Data korban dan korban yang masih hilang
Berdasarkan rekapan terbaru yang disampaikan Basarnas, sejauh ini 190 orang dari 243 penumpang dan kru telah ditemukan. Rinciannya sebagai berikut:
| Status | Jumlah |
|---|---|
| Diselamatkan | 108 |
| Ditemukan meninggal | 82 |
| Belum ditemukan | 53 |
| Total penumpang & kru | 243 |
Penghentian sementara pencarian bawah laut dan rencana salvage
Pencarian bawah laut di sekitar lokasi bangkai kapal telah dihentikan sementara karena penyelaman dianggap tidak lagi efektif menemukan korban yang diduga masih berada di dalam kapal. Bangkai KM Virgo Transport 8 berada pada kedalaman sekitar 29 meter di bawah permukaan laut.
Sebagai langkah lanjutan, Basarnas mendorong dilakukannya operasi salvage untuk mengangkat bangkai kapal dari dasar laut. Pengangkatan itu dinilai dapat membuka peluang menemukan korban yang masih terjebak serta mempermudah proses evakuasi jika masih ada korban di dalam badan kapal.
"Tim gabungan akan kembali menyisir wilayah pencarian pada hari Selasa ini," kata Putu.
Proyeksi dan langkah selanjutnya
Meski operasi permukaan hari ke-23 nihil, tim SAR menyatakan pencarian akan berlanjut hari berikutnya sambil menunggu persiapan operasi salvage. Pihak terkait juga akan terus memantau kondisi cuaca dan keselamatan tim sebelum meneruskan pengerahan sumber daya.
Upaya mengangkat bangkai kapal menjadi kunci berikutnya untuk membuka kemungkinan menemukan korban yang belum ditemukan dan memastikan proses evakuasi berjalan lebih efektif.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
MenPPPA Desak Pengusutan Tuntas Kasus Kekerasan Anak di Pemalang
MenPPPA Arifah Fauzi mendesak pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Pemalang; polisi melakukan autopsi d...
Anak Krakatau Meletus Dua Kali, Abu Vulkanik Tebal hingga 2,7 km
Anak Krakatau meletus dua kali pada 5 Okt 2026; abu vulkanik mencapai 2,7 km dan menyebar ke barat laut, BMK...
DJKI Rekomendasikan Normalisasi Tiga IP rajabiller.com
DJKI merekomendasikan normalisasi tiga IP rajabiller.com setelah verifikasi untuk mencegah dampak pemblokira...
PLN Jaga Kelistrikan SUGBK Andal Saat Final ASEAN Cup
PLN menjaga pasokan listrik SUGBK andal selama final ASEAN Cup 5 Okt 2026, mendukung penerangan, VIP, perang...
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung Dibahas, Menuju Paripurna
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan selesai dibahas di Komisi IX dan akan dibawa ke Rapat Paripurna untuk diput...
Dudung: Tugas KSP Berat untuk Listyo Sigit
Listyo Sigit resmi jadi Kepala Staf Kepresidenan pada 5 Okt 2026; Dudung pesan tugas KSP berat dan harus men...