Dudung: Tugas KSP Berat untuk Listyo Sigit
Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) usai serah terima jabatan dengan Dudung Abdurachman, di Kantor KSP, Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Dudung memperingatkan tugas KSP sangat berat karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan kebijakan prioritas nasional.
Serah terima jabatan di Istana
Sertijab berlangsung siang hari dan dihadiri pegawai KSP. Puluhan karyawan berpakaian putih menyambut kedatangan Dudung yang tiba pukul 12.41 WIB. Listyo Sigit datang sekitar pukul 13.41 WIB dengan seragam Kepolisian dan masing-masing membawa istri.
Acara berlangsung di kantor KSP dan diwarnai salam-salaman antara pejabat dan staf. Suasana formal namun hangat menandai pergantian kepemimpinan yang berjalan tertib.
Pesan Dudung kepada Listyo Sigit
Dudung menegaskan bahwa peran Kepala Staf Kepresidenan berkaitan erat dengan pengawalan program-program presiden. Ia menyebut banyak masalah di kementerian yang hanya bisa tuntas bila KSP turun tangan.
Perlu saya laporkan kepada Pak Sigit bahwa pekerjaan KSP ini sangat berat. Dia harus mengawal program-program prioritas Presiden, program unggulan Bapak Presiden, kemudian program yang berkaitan dengan strategi nasional.
Menurut Dudung, salah satu tugas pokok KSP adalah menyelesaikan persoalan di kementerian agar program strategis tidak terganggu. Ia memberi contoh banyak kegiatan kementerian yang berhenti di tengah jalan sebelum dituntaskan.
Respons Listyo Sigit
Listyo mengapresiasi capaian KSP di bawah kepemimpinan Dudung. Mantan Kapolri itu menilai pengalaman Dudung menjadi bekal penting untuk melanjutkan tugas di kantor tersebut.
Banyak sekali tadi pengalaman yang disampaikan oleh Bapak Profesor Dudung yang tentunya ini menjadi bekal bagi saya untuk bisa melanjutkan prestasi-prestasi beliau selama ini.
Ia menyatakan komitmen untuk meneruskan capaian tersebut dan mendukung keberhasilan Dudung di posisi barunya sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan. Listyo menekankan pentingnya keberanian mengambil keputusan dalam situasi sulit.
Tadi beliau sampaikan bahwa satu hal yang penting, di situasi kita harus mengambil langkah yang cepat dan tidak membuat Bapak Presiden pusing adalah bagaimana keberanian mengambil keputusan.
Prioritas kerja dan tantangan ke depan
Listyo menyebut beberapa program prioritas yang akan menjadi fokus KSP di antaranya ketahanan pangan dan energi. Ia juga menyinggung isu hilirisasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai target utama.
- Ketahanan pangan
- Ketahanan energi
- Hilirisasi
- Peningkatan kualitas sumber daya manusia
Listyo menegaskan kesiapan untuk menyelesaikan hambatan yang menjadi bottleneck agar program presiden berjalan lancar. Ia memastikan akan mengambil keputusan tegas bila situasi memerlukan langkah cepat.
Dengan serah terima ini, tanggung jawab pengawalan kebijakan nasional berpindah ke Listyo Sigit, sementara Dudung beralih ke tugas kabinet. Proses transisi dianggap krusial untuk memastikan kelanjutan program prioritas negara.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sugiono Resmi Menjabat Menko PMK, Gantikan Pratikno
Sugiono resmi mulai bertugas sebagai Menko PMK menggantikan Pratikno setelah serah terima jabatan di Kemenko...
MenImipas Cabut Pembebasan Bersyarat Indra Kenz: Remisi Dinyatakan Tak Sesuai
MenImipas mencabut pembebasan bersyarat Indra Kenz karena proses remisi dinyatakan tidak sesuai ketentuan se...
HUT ke-81 TNI: Fahira Idris Tegaskan TNI Kuat Bersama Rakyat
Fahira Idris beri penghormatan pada HUT ke-81 TNI (5 Okt 2026) dan menekankan pentingnya TNI bersama rakyat...
Mitra Karawangjaya Ungkap Hambatan Pengelolaan Kawasan Industri
PT Mitra Karawangjaya menyampaikan kendala SHGB, SIPA, akses tol, dan gangguan keamanan yang mengancam kepas...
JPPI Minta Sekolah Terbuka dalam Penanganan Perundungan
JPPI mendesak sekolah bersikap terbuka menangani perundungan, mendorong SOP, akreditasi, dan sosialisasi unt...
BBM dan Avtur Indonesia Termurah di ASEAN, Diesel di Posisi Ketiga
Harga bensin RON 92, RON 95, dan avtur di Indonesia tercatat paling murah di Asia Tenggara; diesel berada di...