Ekonomi

IHSG Menguat 1,26% hingga Jeda Siang, Sentimen Stimulus Rp31 T

Bagikan:
Grafik pergerakan IHSG menguat hingga jeda siang ke level 6.196,09

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat hingga jeda siang perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026, ditutup naik 1,26% atau 77,23 poin ke level 6.196,09. Pergerakan ini terjadi setelah indeks sempat menyentuh tertinggi 6.203,7 dan terendah 6.120,24.

Pergerakan pasar dan proyeksi teknikal

Tim analis Phintraco Sekuritas menilai penguatan pada sesi pertama berpotensi berlanjut. Indikator teknikal menunjukkan posisi IHSG saat ini berada di atas rata-rata pergerakan jangka pendek.

"IHSG ditutup di atas level MA5,"

"Sehingga diperkirakan kenaikan IHSG berpotensi berlanjut dengan menguji level 6.150-6.200."

Sentimen kebijakan fiskal: stimulus Rp31 triliun

Selain faktor teknikal, pasar mencermati alokasi anggaran pemerintah sebesar Rp31 triliun untuk program stimulus pada triwulan IV-2026. Tim Phintraco menilai kebijakan fiskal tersebut mendukung prospek permintaan domestik.

"Pemerintah ingin memperkuat perekonomian nasional melalui kebijakan yang terfokus pada perlindungan daya beli masyarakat,"

Rincian program stimulus

Anggaran stimulus dibagi untuk beberapa program utama yang ditujukan menjaga konsumsi dan lapangan kerja. Berikut inti dari paket stimulus tersebut:

  • Pembukaan rekening bagi warga berusia di atas 17 tahun, ditujukan untuk penerima pada desil 1–4; alokasi anggaran sekitar Rp1,28 triliun.
  • Bantuan pangan beras 10 kg per keluarga dengan total alokasi Rp17,5 triliun.
  • Bantuan subsidi upah dengan anggaran Rp12 triliun.
  • Program lanjutan 2027: magang untuk 150.000 peserta dan pelatihan vokasi bagi 300.000 peserta.
  • Perluasan pengurangan PPh Pasal 21 bagi pekerja berpenghasilan di bawah Rp10 juta per bulan ke seluruh sektor, mencakup sekitar 7,5 juta pekerja.
  • Perpanjangan PPN DTP hingga 2027 untuk sektor perumahan—PPN DTP berlaku untuk rumah hingga Rp2 miliar, serta atas bagian harga hingga Rp2 miliar untuk rumah hingga Rp5 miliar.
  • KPR bersubsidi dengan bunga 6% disiapkan bagi pegawai berpenghasilan tetap sekitar Rp17 juta untuk rumah maksimal Rp500 juta.

Implikasi bagi pasar dan konsumen

Paket stimulus diharapkan menjaga daya beli konsumen dan meningkatkan aktivitas sektor riil. Di pasar modal, sentimen fiskal tersebut menjadi katalis positif yang memperkuat arus beli, khususnya pada saham-saham konsumsi dan perumahan.

Dengan kombinasi dukungan kebijakan fiskal dan posisi teknikal yang membaik, peluang penguatan IHSG pada sisa sesi perdagangan tetap terbuka, meski pelaku pasar akan terus memantau realisasi anggaran dan data ekonomi selanjutnya.

Farhan Azhar
Penulis
Farhan Azhar

Koresponden internasional yang mengikuti perkembangan geopolitik dan isu global terkini.

Berita Terkait