Nasional

SDM Jadi Tantangan Terbesar bagi Media Publik, Kata Javad Mottaghi

Bagikan:
Javad Mottaghi berbicara di LPP RRI Jakarta tentang tantangan SDM media publik

Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) menjadi tantangan internal paling krusial bagi media layanan publik, kata pakar media Dr. Javad Mottaghi saat presentasi di workshop Public Service Media Organizations and Society, LPP RRI, Jakarta, Senin 3 Agustus 2026.

Hasil kajian: SDM prioritas pimpinan media

Mottaghi menyampaikan temuan dari kajian terhadap puluhan pimpinan media publik di berbagai negara. Ia menyebut sekitar 40 persen pimpinan menilai pengelolaan SDM sebagai masalah utama. Sementara 41 persen lainnya menempatkan penguatan SDM sebagai prioritas organisasi.

Temuan ini, menurut Mottaghi, menegaskan bahwa aset terpenting media publik bukan hanya perangkat teknis atau infrastruktur, melainkan kualitas manusia di dalamnya.

Tantangan rekrutmen dan retensi talenta

Lebih jauh, Mottaghi menerangkan dua masalah besar yang dihadapi media publik: merekrut talenta berkualitas dan mempertahankan tenaga profesional agar tidak berpindah ke sektor lain. Persaingan talenta kini makin ketat antara media, platform digital, dan sektor swasta.

Ia menekankan bahwa besarnya jumlah pegawai tidak cukup tanpa strategi perekrutan dan kebijakan retensi yang efektif. Media publik harus fokus pada kualitas, bukan sekadar kuantitas staf.

Kepemimpinan dan budaya organisasi

Mottaghi juga menyoroti peran kepemimpinan dalam membangun budaya kerja yang mendukung loyalitas dan kinerja. Ia berharap setiap level dalam organisasi, dari direktur utama hingga reporter, siap menjadi calon pemimpin masa depan.

"Kepala media percaya bahwa sumber daya manusia merupakan aset terpenting organisasi media,"

"Kita tidak membutuhkan sekadar reporter. Kita membutuhkan reporter terbaik,"

"When you trust him or her, he feels responsible. He feels ownership, he wants to be the best."

Menurut Mottaghi, membangun kepercayaan antarpegawai akan mendorong rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap organisasi.

Implikasi bagi transformasi media publik

Sebagai penutup, Mottaghi menegaskan bahwa kualitas SDM menjadi fondasi utama keberhasilan transformasi media publik. Perbaikan manajemen SDM, pelatihan berkelanjutan, dan budaya kepemimpinan dibutuhkan untuk menghasilkan konten berkualitas dan menjaga relevansi layanan publik di era digital.

Penguatan SDM bukan hanya agenda internal; ini juga menentukan daya saing media publik di masa depan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait