Polri Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Padang
Polri mengevakuasi warga terdampak banjir di Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Senin sore setelah hujan lebat menyebabkan permukiman terendam. Operasi dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dengan pengerahan SAR Brimob dan tim gabungan untuk memindahkan warga ke lokasi yang lebih aman.
Operasi dan perkembangan lapangan
Sebanyak 71 personel SAR Brimob Polda Sumatera Barat dikerahkan dan dibagi menjadi lima tim untuk menjangkau titik-titik terdampak. Evakuasi diprioritaskan di daerah dengan genangan tinggi dan akses terputus.
Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan masyarakat terdampak banjir menuju tempat aman. Personel Polri bersama tim gabungan terus melakukan evakuasi di sejumlah wilayah terdampak
Penempatan tim dan peralatan
Kelima tim ditempatkan di sejumlah lokasi strategis untuk mempercepat respon. Salah satu titik penanganan adalah Perumahan Villa Bukit Gading III yang masih tergenang.
| Lokasi/Tim | Jumlah Personel |
|---|---|
| Kuranji | 10 |
| Air Pacah | 13 |
| Tunggul Hitam | 18 |
| Sungai Sapih | 15 |
| Perumahan Villa Bukit Gading III | 15 |
Brimob mengerahkan perahu karet, mesin tempel, jaket pelampung, helm SAR, dan tali karmantel. Dukungan lain berupa radio komunikasi, genset, kendaraan operasional, serta perlengkapan penyelamatan tambahan turut disiagakan.
Pendataan korban dan koordinasi
Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Pendataan korban dan pengungsi dilakukan paralel dengan proses penyelamatan agar kebutuhan segera dipenuhi secara tepat sasaran.
Kami mendata korban dan warga mengungsi secara paralel dengan proses penyelamatan yang masih berlangsung. Langkah tersebut diperlukan agar kebutuhan masyarakat dapat segera dipenuhi secara tepat sasaran
Jumlah korban dan pengungsi masih dalam pendataan karena kondisi lapangan terus berkembang. Data sementara akan diperbarui setelah verifikasi bersama instansi terkait selesai.
Penanganan melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, TNI, pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, serta unsur masyarakat setempat. Kolaborasi ini fokus pada evakuasi, pendataan pengungsi, dan penyaluran bantuan.
Imbauan dan langkah selanjutnya
Polri mengimbau warga tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas. Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan orang yang membutuhkan pertolongan darurat.
Personel SAR Brimob akan tetap bersiaga dan melanjutkan evakuasi hingga situasi dinyatakan aman dan kebutuhan korban terpenuhi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenbud Usulkan Tari Zapin ke UNESCO untuk Perkuat Pelestarian
Kementerian Kebudayaan mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO (29 Sept 2026) untuk memperkuat pelestarian lintas g...
Korlantas Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat Seluruh Indonesia
Korlantas membuka layanan pengurusan blokir ETLE langsung di Samsat mulai 30 September 2026 untuk memudahkan...
STNK Digital Resmi Berlaku, Pengendara Tak Perlu Bawa STNK Fisik
Korlantas luncurkan STNK Digital lewat aplikasi Digital Korlantas; dokumen elektronik ini setara hukum denga...
Basarnas Alihkan Pencarian Jurnalis ke Operasi SAR Rutin
Basarnas tetap melanjutkan pencarian lima jurnalis lewat operasi SAR rutin; pencarian berlangsung 24 jam ses...
Wamensos Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan
Wamensos mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Pekalongan; Pemkab sediakan lahan 8,1 ha untuk m...
Menko Pangan Tawarkan Insentif Karbon untuk Investor Hijau
Menko Pangan Zulkifli Hasan tawarkan insentif pasar karbon untuk tarik investasi hijau di sektor pangan, sam...