Sapi Kurban Brahman 1,1 Ton Milik Wapres Gibran Tiba di Istiqlal
Sapi kurban jenis Brahman bernama Wirobumi milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta, menjelang Iduladha 1447 Hijriah, Selasa 26 Mei 2026. Sapi ini memiliki bobot sekitar 1,1 ton dan didatangkan dari kandang di kawasan Bogor, Jawa Barat.
Kedatangan dan asal
Sapi besar itu diangkut dari peternakan di Bogor dan langsung ditempatkan di area Masjid Istiqlal untuk persiapan penyembelihan pada hari raya. Kedatangan hewan kurban berukuran jumbo ini menarik perhatian pengurus masjid dan pengunjung.
Pemeriksaan kesehatan
Perawat sapi, Untung Edi Susanto, menyatakan Wirobumi berusia sekitar lima tahun dan telah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Pemeriksaan meliputi tes darah dan uji laboratorium oleh tim dokter hewan.
'Udah, cek darah, pokoknya semuanya tuh udah dicek semua, udah jelas sehat. Ada tim dokternya tersendiri,'
- Untung Edi Susanto
Perawatan dan pola pakan
Untung menjelaskan sapi tersebut mendapat pola pakan khusus setiap hari. Ransum harian terdiri dari campuran beberapa bahan untuk menjaga kondisi dan berat badannya.
- Ampas singkong
- Ampas gandum
- Pelet
- Rumput (sekitar dua kilo per sekali makan)
Ia menambahkan, rumput hanya sebagian kecil dari pakan; campuran bahan lain lebih dominan pada porsi pagi dan siang.
Ikatan emosional sang perawat
Untung mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Wirobumi karena sudah lama merawatnya. Meski demikian, sapi tersebut akan dikurbankan pada Iduladha tahun ini dan diserahkan ke proses di Rumah Potong Hewan (RPH) pada hari H.
'Nggak tega sebenarnya, lihat sapinya udah nangis terus. Aku juga sedih aslinya, makanya kalau hari H cuma nganterin sampai RPH doang,'
Perkiraan hasil daging
Perawat memperkirakan bobot 1,1 ton itu dapat menghasilkan lebih dari 600 kilogram daging saat disembelih. Menurutnya, sapi berbobot sekitar satu ton umumnya mampu menghasilkan sekitar 600 kilogram daging murni, sehingga Wirobumi kemungkinan memberi hasil sedikit lebih besar.
Implikasi dan konteks
Kedatangan sapi kurban berukuran besar ini mencerminkan tradisi pemberian hewan kurban dari pejabat negara pada perayaan Iduladha. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi hari raya, sapi semacam ini juga menjadi simbol kontribusi sosial dan religius menjelang hari raya di pusat ibadah nasional seperti Masjid Istiqlal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
P2MI Gandeng Kemenkum dan Kemen PPPA Perkuat Perlindungan PMI
P2MI bekerja sama dengan Kemenkum dan Kemen PPPA untuk memperkuat perlindungan pekerja migran dari hulu samp...
PERSAGI: Standar Bahan Baku Kunci Keberhasilan Program MBG
PERSAGI minta BGN perkuat standar bahan baku MBG untuk memastikan kecukupan gizi bagi bumil, busui, balita,...
DPR Dukung Pelarangan Vape jika Disalahgunakan untuk Narkoba
DPR mendukung pelarangan vape jika produk itu digunakan sebagai pintu masuk narkoba; pemerintah minta pengaw...
PPATK: Perputaran Dana Judi Online Rp40,3 Triliun Triwulan I 2026
PPATK: perputaran dana judi online mencapai Rp40,3 triliun pada Triwulan I 2026; QRIS makin dominan dan modu...
Polri dan Kemnaker Selesaikan Sengketa PHK 134 Pekerja, Bayar Rp12,7 Miliar
Desk Ketenagakerjaan Polri dan Kemnaker menyelesaikan sengketa PHK 134 pekerja PT Amos Indah Indonesia denga...
Prabowo: Gagasan Bukan Baru, Intinya Tegakkan UUD 1945
Presiden Prabowo menegaskan gagasannya adalah menegakkan UUD 1945, terutama Pasal 33 dan 34, saat berpidato...