BP Tapera Wujudkan Rumah bagi Driver Gojek
BP Tapera menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk untuk program perumahan bagi mitra driver Gojek. Penandatanganan berlangsung di Jakarta pada Jumat, 3 Juli 2026, dan dilakukan untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi pekerja berpenghasilan rendah, termasuk sektor informal seperti ojol.
Siapa, apa, kapan, dan mengapa
PKS ditandatangani oleh Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, dan diwakili dari pihak Gojek oleh Shinto Nugroho, Chief of Public Affairs, Public Policy, dan Government Relations. Tujuan kerja sama adalah membuka akses KPR bagi mitra driver yang selama ini sulit memperoleh pembiayaan perumahan.
“Kerja Sama ini menegaskan komitmen BP Tapera untuk memperluas akses kepemilikan rumah pertama pada masyarakat berpenghasilan rendah. Termasuk bagi para pekerja sektor informal yang sulit mengakses pembiayaan perumahan, salah satunya para driver ojek daring (ojol),”
Skema pembiayaan untuk mitra driver
BP Tapera menawarkan skema uang muka 0 persen bagi mitra driver Gojek. Skema ini terealisasi berkat dukungan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI), yang menanggung uang muka 1 persen yang semestinya dibayar konsumen.
Selain itu, BP Tapera dan bank penyalur menetapkan bunga tetap sebesar 5 persen untuk kredit pemilikan rumah dalam program ini. Menurut Sid, kombinasi uang muka nol persen dan bunga tetap akan meningkatkan kemampuan mitra membayar angsuran.
Alokasi KPR subsidi dan peran bank
Tahun ini BP Tapera memperoleh alokasi untuk KPR subsidi sebanyak 350 ribu fasilitas. Sid mengatakan BP Tapera akan meminta Bank Syariah Nasional (BSN) dan bank penyalur lain mengatur alokasi untuk pekerja formal.
Rencananya, minimal 15 persen dari total 350 ribu KPR subsidi dialokasikan untuk pekerja formal, termasuk mitra driver Gojek. Kebijakan ini dimaksudkan agar program tepat sasaran kepada kelompok berpenghasilan rendah yang ingin memiliki rumah pertama.
Tanggapan Gojek
“Kini, para mitra driver kami bisa mewujudkan impiannya memiliki rumah,”
kata Shinto Nugroho sebagai bentuk apresiasi Gojek terhadap kerja sama tersebut.
Implikasi dan langkah berikutnya
Kerja sama ini menunjukkan langkah konkret untuk memasukkan pekerja sektor informal ke dalam akses pembiayaan perumahan. Implementasi selanjutnya bergantung pada koordinasi BP Tapera dengan REI, BSN, dan bank penyalur untuk memastikan alokasi, proses pengajuan, serta kriteria penerima berjalan lancar.
Program ini diharapkan membuka jalan bagi ribuan mitra driver memiliki rumah pertama dengan beban uang muka dan bunga yang lebih ringan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Harga Emas Pegadaian: Galeri24 & UBS Stabil per 3 Juli 2026
Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stabil per 3 Juli 2026, masing-masing Rp2.627.000 dan Rp2.639.000 p...
Rupiah Menguat Saat Pembukaan, Terpengaruh Data Ketenagakerjaan AS
Rupiah menguat ke Rp17.958 pada pembukaan perdagangan setelah data NFP AS lebih lemah, namun sentimen domest...
IHSG Menguat 1,07% ke 5.806,17 Saat Sesi I
IHSG dibuka menguat ke 5.806,17 pada 3 Juli 2026, terdorong data ketenagakerjaan AS dan mandat baru OJK.
Harga Emas Antam Naik Rp11.000, 1g Rp2.651.000
Emas Antam menguat 3 Juli 2026, naik Rp11.000/gram menjadi Rp2.651.000; lihat daftar harga per ukuran dan ca...
IHSG Diperkirakan Sideways Akhir Pekan, Asing Jual Rp23 Miliar
IHSG diperkirakan sideways akhir pekan di kisaran 5.650-5.87, meski asing mencatat net sell Rp23 miliar dan...
Jasa Marga Perkuat Layanan Tol lewat Expert Sharing Session
Jasa Marga gelar Expert Sharing Session 1 Juli 2026 di JMTC Bekasi untuk memperkuat layanan tol, inovasi tek...