Portugal Menang dan Mendedikasikan Kemenangan untuk Diogo Jota
Portugal meraih kemenangan 2-1 atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat, 3 Juni, di Stadion Toronto. Hasil itu disematkan sebagai penghormatan khusus untuk mendiang Diogo Jota, yang tepat satu tahun meninggal bersama adiknya dalam kecelakaan di Spanyol.
Penghormatan untuk Diogo Jota
Suasana haru menyelimuti sebelum kick-off ketika wajah Jota ditayangkan di layar besar stadion saat lagu kebangsaan Portugal berkumandang. Setelah laga usai, Cristiano Ronaldo mengenakan jersey bernomor 21 milik Jota dan tampak menunjuk ke langit bersama rekan setimnya.
"Kami tahu dia hadir bersama kami. Dan kami menang dengan cara terbaik untuk menghormatinya,"
Nama Jota juga masih disebut-sebut dalam ruang ganti, bahkan sempat disebut sebagai pemain "plus one" tim. Momentum itu membuat kemenangan Portugal terasa bermakna bagi skuad dan suporter.
Jalannya Pertandingan
Kroasia sempat unggul terlebih dahulu melalui Ivan Perisic pada babak kedua. Portugal kemudian membalas lewat penalti Cristiano Ronaldo pada menit ke-68, sebelum Goncalo Ramos memastikan kemenangan pada masa perpanjangan waktu.
Gol penalti Ronaldo menjadi gol pertamanya di fase gugur Piala Dunia. Di usia 41 tahun, ia juga memecahkan rekor sebagai pencetak gol tertua di fase gugur turnamen ini.
Moments Kunci
- Ivan Perisic membuka keunggulan Kroasia pada babak kedua.
- Cristiano Ronaldo menyamakan melalui tendangan penalti, menit ke-68.
- Goncalo Ramos mencetak gol penentu pada perpanjangan waktu.
Setelah laga, Ramos menyampaikan dedikasi kemenangan kepada Jota dan menyebut kehadiran mendiang memberi kekuatan bagi tim.
"Setiap hari kami membicarakan Jota, dia memberi kami kekuatan,"
Dampak dan Laga Berikutnya
Kemenangan membawa Portugal melaju ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Spanyol pada Selasa, 7 Juni, di Arlington, Texas. Pertandingan tersebut menjadi ujian berikutnya bagi tim yang kini bermain dengan beban emosional namun juga kepercayaan diri tinggi.
Tim pelatih dan pemain menyatakan tekad untuk mempertahankan performa dan melanjutkan momentum sebagai bentuk penghormatan terhadap Jota. Publik sepak bola akan menanti apakah dorongan emosional itu mampu mengantar Portugal lebih jauh di turnamen.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Chanathip Puji Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Final
Kapten Thailand Chanathip memuji perkembangan Timnas Indonesia menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK,...
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...